BILLY GRAHAM MENINGGAL

sungguh bharga

BILLY GRAHAM MENINGGAL

(Baca: Mazmur 116:15)

sungguh bharga

       Pada 22 Februari 2018 saya mendapat kabar rohaniwan senior Pdt.Billy Graham (99 tahun) meninggal dunia. Sebelumnya sudah beberapa kali rumor beredar tentang kepergian hamba Tuhan yang jadi berkat bagi ratusan juta orang di Amerika Serikat dan seluruh dunia, namun dibantah oleh pihak keluarga. Hari ini semua media massa besar Amerika dan Internasional meng konfirmasi kepergiannya. Saya pribadi sedih karena kita kehilangan figur teladan pengikut Yesus, Pewarta Kabar Baik, rohaniwan yang setia hingga akhir.

       Ketika membuka ulasan sejumlah media massa di dunia maya tentang beriat kedukaan ini, saya melihat ada seorang yang berkomentar, “I hate Jesus and I love Satan” dan kemudian di “like” oleh beberapa orang. Apapun alasannya menuliskan komentar ini justru membuat saya semakin respek terhadap Pdt. Billy Graham. Mengapa? Itu artinya wajar orang yang hidup dalam kebenaran dibenci oleh orang yang hidup dalam kegelapan.

       Pemazmur menuliskan kalimat yang sangat indah tentang bagaimana Tuhan itu menghargai kematian orang yang dikasihi-Nya. Terjemahan Alkitab bahasa Inggris The Message menyebutkan bahwa orang yang mengasihi Tuhan ketika meninggal disambut dengan sangat baik oleh Tuhan. Konteks bagian ini adalah cara pandang hidup orang percaya: “Tuhan, Engkau sudah mengasihi dan memberkatiku. Apa yang saya bisa lakukan untukmu?”. Kiranya hidup kita yang sekali ini dalam kesementaraan boleh kita gunakan dengan bijaksana untuk menghadapi kekekalan. Jangan fokus pada kebencian, balas dendam dan terbuai dalam nafsu duniawi. Mari fokus pada hidup yang jadi berkat, melayani, dan bersaksi tentang kebaikan Tuhan. I Love Jesus. Do You?

GOD WELCOMES THOSE WHO LOVE HIM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *