SAKIT SEMBUH
Baca: II Raja-raja 20:1-11
“… Telah Kudengar doamu dan telah Kulihat air matamu; sesungguhnya Aku akan menyembuhkan engkau” (II Raja-raja 20:5b).
Anda pernah sakit dan sembuh? Sakit adalah manusiawi sebab manusia hidup di dunia yang tidak sempurna, di tengah bakteri dan virus. Tetapi sakit dapat membawa kita lebih dekat atau justru jauh dari Tuhan.
Itulah yang dialami oleh raja Hizkia, seorang pengikut Tuhan seperti Anda dan saya. Ia menyembah Tuhan, melayani, bahkan mengalami mujizat Tuhan yang luar biasa (II Raja-raja 19), tetapi juga sekaligus punya kelemahan dan kesalahan (II Raja-raja 20:12-19). Waktu itu bahkan ia sakit parah dan hampir mati (II Raja-raja 20:1). Hizkia berdoa dan Tuhan menjawab, “SEMBUH!” Dalam keadaan sakit Hizkia memilih mencari Tuhan.
Baru-baru ini saya sakit. Otot-otot pegal, kepala berat, demam, mual dan muntah hingga berdarah tentu sangat tidak nyaman dan harus dipaksa istirahat. Ada pepatah mengatakan, “Apabilah Anda terlalu pelit mengambil waktu istirahat, maka sakit akan memaksa Anda beristirahat.” Inilah yang saya alami karena berpikiran terlalu sayang membuang waktu untuk santai sementara ada banyak hal yang bisa dilakukan.

Berbahagialah orang yang berpikir positif dan justru mengandalkan Tuhan di tengah-tengah kesulitan termasuk sakit. Doa saya Tuhan menyembuhkan Anda yang sakit, menguatkan Anda yang imannya bimbang dan menyemangati Anda yang sehat untuk menghargai anugerah Tuhan yang indah. Amin.
SETIAP HAL YANG TUHAN IJINKAN TERJADI MENGAJAR KITA SIAPA TUHAN DAN SIAPA KITA SESUNGGUHNYA

