PENTINGNYA PERAN AYAH

ayah

PENTINGNYA PERAN AYAH TERHADAP ANAK

(Baca: Kolose 3:21)

ayah

       Tahukah Anda bahwa figur ayah memiliki peran penting dalam perkembangan anak? Vaheshta Sethna dkk dalam penelitian berjudul, Father-Child Interactions at 3 Months and 24 Months: Contributions to Children’s Cognitive Development at 24 Months yang diterbitkan oleh Jurnal Infant Mental Health Journal, April 2017 (http://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/imhj.21642/full#imhj21642-sec-0160) menyimpulkan peran aktif ayah di usia 3 bulan dan kemudian 24 akan berpengaruh besar pada perkembangan kognitif anak.

       Demikian pula dengan hasil penelitian Rohner dan Khaleque, Transnational Relations Between Perceived Parental Acceptance and Personality Dispositions of Children and Adults: A Meta-Analitic Review, yang diterbikan oleh jurnal Personality and Social Psychology Review (September 2011) dengan impact factor 9; menyimpulkan hal penting bahwa penerimaan kasih sayang ayah terhadap anak akan berpengaruh besar terhadap perkembangan kepribadian anak tersebut. Ayah yang menerima anak dengan kasih sayang yang baik akan menghasilkan rasa aman dan rasa percaya diri; sementara anak yang ditolak ayahnya cenderung akan menghasilkan anak yang cemas dan rasa tidak aman. Anak yang ditolak ayahnya akan juga cenderung bersikap bermusuhan dan agresif terhadap orang lain.

       Dampak inilah yang terjadi kepada Ismael anak Abraham dari Hagar (Kejadian 21:14, 16:12). Ismael merasakan kepahitan ditolak dan diusir oleh ayahnya. Tidaklah heran di kemudian hari, ia menjadi pribadi yang agresif yang berakar dari rasa tidak aman. Alkitab mencatat Tuhan mengasihi Hagar dan Ismael.

       Semakin saya belajar banyak tentang psikologi perkembangan dan hasil penelitian dari berbagai jurnal; semakin saya menyadari banyak kekurangan sebagai ayah di masa lalu dan masih banyak yang perlu dipelajari untuk menjadi ayah yang baik. Bersyukur kita punya Tuhan yang begitu mengasihi diri kita dan anak-anak kita.

       Hari ini selagi ada kesempatan, siapapun Anda-baik yang baru menjadi Ayah atau pun sudah memiliki cucu-mari kita sebagai orang tua mendidik anak-anak kita di dalam kasih Tuhan. Disiplin adalah hal yang sangat penting, namun lebih penting dari itu semua adalah kasih dan penerimaan yang bersumber dari Tuhan. Kiranya Tuhan menolong kita dan memampukan kita membentuk generasi muda yang sehat, berhikmat dan takut akan Tuhan. Amin.

MENYONGSONG 2017

2017

Bersama Tuhan Menyongsong 2017 

(Mazmur 90:12)

2017

 

       Apa yang akan Anda katakan kepada anak cucu cicit kelak mengenai tahun 2016 ini? Tahun 2016 bagi setiap orang bisa berbeda rasa dan asah. Ada bapak yang di usia hampir kepala lima baru saja keluar dari kesulitan finansial. Ada pemudi yang baru saja meniti karier dan tahun ini pula menghasilkan omset jauh melesat melampaui perkiraannya. Ada yang bergumul dengan sakit penyakit yang tidak kunjung sembuh dan ada pula yang kuatir dengan masa depan anak-anak yang beranjak dewasa.

       Musa mengerti benar makna hidup manusia dalam perjalanan waktu. Manusia itu fana, umurnya terbatas dan banyak kesusahan dalam perjuangan hidup. Makna hidup manusia tidak ditentukan dari berapa panjang umur, berapa banyak harta dan berapa tinggi jabatan atau posisinya di masyarakat. Makna hidup manusia diukur dari kekekalan yang akan dihadapinya. Hidup sementara ini penuh dengan kelemahan dan kekurangan. Itulah sebabnya Musa mencari perlindungan dan pertolongan Tuhan. Musa memohonkan hikmat Tuhan menjalani hari depan.

       Baru-baru ini seorang kawan majelis di sebuah Gereja Brazil menanyakan, “Pelajaran apa yang bapak petik selama tinggal di perantauan?” Saya terdiam sejenak. Pertanyaannya begitu sulit. Dalam hitungan detik saya mencoba merangkumkan waktu yang panjang dalam sebuah kalimat pendek, “Belajar berjalan dengan Tuhan”. Saya baru pada tahapan belajar! Ya! Belajar berjalan dengan Tuhan! Musibah kecelakaan, kesulitan finansial, sakit penyakit dan kekuatiran akan hari depan hanya menunjukkan bahwa diri ini lemah dan butuh Tuhan menuntun.

       Tidak ada yang dapat dibanggakan dari semua yang dimiliki manusia, termasuk segudang prestasi yang telah dicapainya. Semua adalah anugerah Tuhan semata dan dikembalikan untuk kemuliaan-Nya dengan menjadi saluran berkat. Saya teringat ada orang yang mengatakan, “Ketika kita lahir, ditolong orang lain. Ketika kita sekolah, diajar orang lain. Ketika kita bekerja, butuh orang lain. Ketika kita meninggal, dikuburkan oleh orang lain.” Hari ini apabila diberikan kesempatan mengevaluasi tahun 2016, pelajaran hidup apa yang kita petik? Apakah kita semakin sombong dengan semua keberhasilan dan prestasi atau justru semakin rendah hati dan menjadi berkat bagi sesama? Kiranya doa Musa boleh menjadi doa kita bersama memasuki tahun 2017. Amin.

AJARLAH KAMI MENGHITUNG HARI-HARI KAMI HINGGA BEROLEH HATI YANG BIJAKSANA

 

PENJAGA MERCUSUAR

mercu

PENJAGA MERCUSUAR

(Baca: Matius 26:41)

mercu

 

 

       Apakah Anda pernah melihat pemandangan dari menara mercusuar? Saya pernah! Setelah menaiki tangga putar sempit puluhan meter, akhirnya kami tiba di atas menara mercusuar. Tepat di tengah menara terdapat lampu siar yang menyala di malam hari guna keperluan navigasi. Dari menara ini dapat terlihat lautan membentang luas dan rumah-rumah penduduk sekitar.

       Petugas mercusuar berjaga hampir di setiap waktu agar tidak terjadi kecelakaan pada kapal yang berlayar. Tidak peduli seberapa besar ukuran kapal atau pun seberapa lengkap persenjataan yang dimiliki oleh benda terapung tersebut, apabila berbenturan dengan pulau kecil atau kandas maka banyak nyawa menjadi taruhannya.

       Kehidupan manusia dapat diumpamakan dengan penjaga mercusuar. Kaki tangan, mata dan mulut adalah penting, namun pelita hati adalah pusat segalanya. Dari dalam hati lah terpancar kehidupan. Tidak peduli seberapa besar kepandaian, kedudukan bahkan kekayaan seseorang, apabila hatinya gelap maka musibah sedang mengintip hidupnya.

       Berjaga-jaga dan berdoa, adalah pesan penting Yesus Kristus kepada para murid di taman Getsemani malam itu. Ini bukan perihal tidak boleh tidur. Ini bukan tentang menjadi manusia yang selalu cemas dan kuatir. Ini adalah menjaga mata hati terkhusus di situasi malam gelap kehidupan yang liar. Berjaga dan berdoa adalah kemauan mengandalkan Tuhan untuk menerangi jalan kehidupan. Berjaga dan berdoa adalah kesadaran bahwa kita ini lemah dan butuh Tuhan.

       Angin di menara mercusuar kian kencang, pikir saya, “Wah, kalau sejam lagi diterpa angin seperti ini maka nanti malam bisa kerokan! Turun dulu Ah! Seruput teh hangat sambil merenungkan Firman Tuhan.

BERJAGA-JAGALAH DAN BERDOALAH, SUPAYA KAMU JANGAN JATUH KE DALAM PENCOBAAN: ROH MEMANG PENURUT, TETAPI DAGING LEMAH.

PERTANDA KEHIDUPAN

dead sea3

PERTANDA KEHIDUPAN

(Baca: Kejadian 18:16- 19:38)

dead sea3

       Di manakah tempat paling rendah di muka bumi ini? Lokasi itu ada sekitar 407 m di bawah permukaan laut. Ya! Inilah Laut Mati atau dikenal sebagai DEAD SEA.  Di sinilah saksi bisu pertanda hukuman Tuhan dijatuhkan pada orang-orang kejam dan sadis di kisaran Sodom dan Gomora. Mereka terbiasa dengan sikap yang garang, sadis, suka menyembelih; rampok dan rampas untuk melakukan apa saja yang diinginkan nafsu hatinya.

       Sejarah mencatat sekitar 10 kota pada waktu itu binasa setelah disambar petir, gempa, longsor,  fosfor, tar/aspal dan masih banyak unsur gas lainnya yang kita kenal dalam Alkitab dengan sebutan hujan belerang. Para peneliti mencatat bahwa 30% mineral terkandung garam terasin di dunia no.2 di tempat ini. Ada lebih 21 unsur mineral yang mana 12 diantaranya tidak terdapat di tempat manapun di dunia.

       Kalau kita ingat nubuatan Yehezkiel di Yeh 47:8-9, Zakharia 14:8 bahwa Laut Mati yang tadinya adalah kutukan hukuman,  akan Tuhan pulihkan menjadi air yang berguna bagi kehidupan dan  itu SEDANG digenapi saat ini! Penelitian medis membuktikan bahwa garam di Laut Mati dapat menyembuhkan dan mencegah psoriasis (kulit terkelupas); acne (jerawat); rheumatism; rhinosinusitis. 

deadsea receded       Tahukah Anda sudah sejak ribuan tahun yang lalu Mesir memanfaatkan bahan dasar aspal dari Laut Mati ini untuk mumifikasi? Mereka juga memakai unsur potash di sini sebagai pupuk yang subur. Satu lagi, bahwa air Laut Mati ini dari waktu ke waktu terus susut alias dipantau mengering. Perkiraan hingga tahun 2017 akan mengecil 429 meter. Air laut yang mematikan yang mana tidak ada satu ikan atau mahkluk dapat hidup di dalamnya tengah diubahkan menjadi unsur bermanfaat dan kelamaan akan berganti dengan air kehidupan. Firman Tuhan sedang digenapi!

       Jangan mau mengikat masa depan Anda dengan apa kata dukun, jangan membiarkan diri Anda cemas dan kuatir karena ramalan, gwamia ataupun horoskop seolah masa depan Anda suram. Jangan membiarkan pikiran dan keputusan Anda ditaklukan oleh mitos kutukan. 

       Kalau Tuhan sanggup menggubahkan kutukan menjadi berkat, kematian menjadi kehidupan di Laut Mati (DEAD SEA) ini! Apalagi orang-orang percaya yang sungguh mengikut Yesus, Tuhan sanggup mengubah kutuk menjadi berkat, kematian menjadi kehidupan dan sial menjadi untung! Orang yang melibatkan Tuhan di dalam kehidupannya, pekerjaannya, studinya, keluarganya; tidak akan kekurangan penyertaan Tuhan. Amin?

YESUSLAH YANG SANGGUP MENGUBAH NASIB KUTUK MENJADI BERKAT, KEMATIAN MENJADI KEHIDUPAN DAN SIAL MENJADI UNTUNG

JEFF YESUSLAH y