HADIAH DI BULAN DESEMBER

HADIAH DI BULAN DESEMBER

(Baca: Matius 9:35-38)

gifts2

       Barusan saya membaca ucapan selamat ulang tahun teman yang bernama Desi dari kenalannya dengan humor sebagai berikut: Konon bulan Desember lahir dari peristiwa Dewa Zeus yang menimba air bumi dengan berkata, “Des, ember Des!” Maka lahirlah bulan itu disebut Desember.

       Berbicara tentang kelahiran, apa sebenarnya arti kata Natal dan apa yang paling dicari Natal dalam arti sesungguhnya? Natal sebenarnya berasal dari kata Yunani yang berarti kelahiran. Bulan desember ditandai dengan peristiwa besar selain hari jadi teman-teman atau kenalan kita yang lahir di bulan Desember, juga khususnya penanggalan internasional bahwa Tuhan pernah datang ke dunia menjadi manusia yang dikenal Yesus Kristus.

       Natal adalah penanda kalender yang sesungguhnya memberitahukan kepada semua orang apa yang paling perlu dicari oleh manusia adalah lawatan Tuhan kepada ciptaan-Nya. Jangan bayangkan seperti pejabat yang memakai mobil super mewah, dikawal pasukan super khusus dan bergelimpangan popularitas bak selebritis. Ia datang dalam perwujudan bayi, transportasinya adalah jalan kaki atau naik keledai, dan pendampingnya adalah murid-murid yang sedang belajar.  Kedatangan Tuhan menyapa manusia dilakukan dengan cara yang sederhana, penuh kerendahan hati dan harapan yang sesungguhnya.

heal2

       Alkitab mencatat, “… Ia mengajar… dan memberitakan Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan” (Matius 9:35). Untuk inilah Tuhan datang dengan menjelma menjadi manusia mulai dari kelahiran bayi hingga kematian disalib semua untuk memberi jalan, pengharapan dan hidup.  Yesus mengingatkan realitas hidup manusia di dunia adalah sementara dan berdampak kekal.

       Adalah hal biasa kalau orang yang ulang tahun mendapat hadiah, tetapi luar biasa apabila orang membagikan hadiah pada saat ulang tahun. Tahukah Anda sejak lahirnya hingga matinya, Yesus Kristus memberi diri menjadi berkat bagi banyak orang. Ia bangkit mengalahkan neraka/maut dan menjamin kehidupan kekal bagi orang yang bertobat dan percaya kepada-Nya. Inilah hadiah terbesar sepanjang masa yang dapat diperoleh oleh manusia.

       Apakah Anda ulang tahun di bulan desember? Atau mungkin merayakan hari kelahiran Yesus? Hadiah terbesar sepajang jaman akan menghasilkan keselamatan, damai sejahtera, sukacita dan masih banyak bonus lain yang tidak pernah dipikir dan dibayangkan akan diberikan bagi orang-orang yang mengasihi Dia. Amin.

YESUS KRISTUSLAH JAWABAN DARI APA YANG DICARI DUNIA SEBAB IA LAH YANG SANGGUP MELENYAPKAN SETIAP PENYAKIT DAN KELEMAHAN

present

ANDA BLACK MOOD?

ANDA BLACK MOOD?

(Baca: I Samuel 16:14-23)

david harp

      Mengalami bad mood itu biasa, tetapi bagaimana apabila mengalami black mood? Kegelisahan mencekam seolah tidak ada harapan, tidak ada jalan keluar untuk masalah dan diri diliputi dengan pikiran negatif berbeban berat. Keadaan yang disebut black mood (versi terjemahan Alkitab The Message) inilah yang dialami oleh raja Saul (I Samuel 16:14). Saul ketakutan, cemas dan paranoid.

       Terjemahan Alkitab LAI menyebutkan bahwa roh jahat dari Tuhan sedang mengganggu Saul (ay.15). Kata yang dipakai untuk roh jahat adalah ערַ (raah berarti jahat/tidak baik). Jadi kata ini lebih dimaksudkan sebagai kesehatan mental yang terganggu/black mood. Kejahatan tidak bersumber dari Tuhan melainkan ada kalanya Tuhan mengijinkan hal buruk terjadi kepada umat-Nya untuk mendatangkan kebaikan bagi orang yang mengasihi Tuhan.

       no moodApa yang terjadi selanjutnya pada Saul? Daud menjadi ajudan raja Saul dan dengan permainan musik kecapi, maka Saul merasakan kelegaan, damai dan perasaan yang enak. Kesembuhan memang berasal dari Tuhan, namun Tuhan menghendaki respon setiap pribadi untuk sungguh percaya (bukan saja setuju), mau bangkit memakai caraNya, dan tidak tertutup kemungkinan melibatkan pertolongan orang lain yang dipakai oleh Tuhan.

       Mungkin Anda saat ini mengalami black mood, bisa jadi Andalah (konselor/terapis) “Daud” yang hendak dipakai Tuhan memberkati orang lain. Apapun keadaan Anda, jangan anggap remeh lagu rohani penyembahan. Karena lagu yang dipanjatkan dengan sungguh untuk Tuhan dan musik rohani yang dimainkan dengan kekudusan hati akan membawa dampak yang dahsyat! Kita sanggup menggubah bad mood atau bahkan black mood menjadi good mood di dalam Tuhan Yesus Kristus Sang pengharapan hidup. Amin.

 

TUHAN SANGGUP MENGGUNAKAN MUSIK ROHANI UNTUK MENGUBAH BLACK MOOD MENJADI GOOD MOOD

 

SALIB GANTI TERORISME

SALIB GANTI TERORISME

Baca: Yohanes 18:1-11

Masukkan pedang itu kembali ke dalam sarungnya, sebab barangsiapa menggunakan pedang, akan binasa oleh pedang (Matius 26:52).

 1

 

       Ketika mengikuti kuliah Psikologi Sosial dari profesor Scott Plous (Wesleyan University) tentang Terorisme, saya terkejut dengan statistik di Afghanistan-Irak menunjukkan justru sejak Amerika Serikat menurunkan militernya memerangi Terorisme, di sana tumbuh pesat aksi terorisme. Orang-orang yang melakukan teror tidak pandang stereotipe tertentu seperti laki-laki, fanatik agama, pendidikan rendah atau miskin ekonomi, tetapi karena kemarahan (rage). Kunci menghadapi terorisme ternyata bukan kekerasan dibalas kekerasan.

       Sebenarnya Terorisme sudah ada di kisaran jaman Yesus datang melayani di Israel. Orang-orang seperti Teudas, Yudas dari Galilea (Kisah Para Rasul 5:36-37), maupun Barabas (Matius 27:20-21) adalah teroris dengan agenda politik tertentu yang melakukan kekerasan, mengancam dan berusaha menjatuhkan pemerintah Romawi pada saat itu.

       Jauh sebelum Psikologi Sosial bahkan studi khusus Terorisme Internasional menyimpulkan menghadapi terorisme tidak efektif hanya dengan represif atau kekerasan dibalas kekerasan, Alkitab sudah menyimpulkan demikian. Petrus beraksi pedang tetapi dilarang Yesus. Kekerasan dibalas kekerasan hanya akan menghasilkan kebinasaan (Yohanes 18:11, Matius 26:52, Lukas 22:51).

       Usulan praktis menghadapi terorisme dimuncul oleh profesor William Ury dengan metode Third Side, yakni pihak ketiga yang berinisiatif komunikasi, menunjukkan perdamaian dan kasih. Pihak ketiga ini adalah kita semua (The third side is us). Profesor Edwin Bakker dari Leiden University memberikan alternatif lain dengan adanya kooperasi dan koordinasi antara pemerintah dan pihak terkait dalam mengakomodir manajemen rasa takut akibat terorisme (Fear Management). Frank Furedi menyimpulkan reaksi menanggapi terorisme berlebihan semakin mengundang teroris datang dan sebaliknya apabila masyarakat memiliki ketahanan untuk kembali kepada kegiatan keseharian mereka (resilience factor) akan lebih sulit ditembus oleh teroris.

       Masih ingatkah Anda bunyi Amsal 25:21-22? Jikalau seterumu lapar, berilah dia makan roti, dan jikalau ia dahaga, berilah dia minum air. Karena engkau akan menimbun bara api di atas kepalanya (Psikologi Sosial menyebut rage), dan TUHAN akan membalas kepadamu. Salib Yesus dan pembebasan teroris Barabas menunjukkan dua hal: pertama terorisme itu ada bahkan terkadang didukung komunitas tertentu. Kedua, Alkitab memberikan solusi jelas tentang terorisme bukan dengan kekerasan tetapi kasih Ilahi.

       Ketika seseorang terjebak lingkaran setan balas dendam, di sana pelampiasan nafsu membuahkan lebih banyak masalah. Sebaliknya dengan melakukan Firman Tuhan menyelamatkan banyak orang. Pandanglah Salib Yesus yang memberikan kehangatan kasih Allah dan pengampunan untuk hidup, jangan pandang teroris yang memberi rasa takut dan ancaman kematian. Bagi orang percaya, salib Yesus dan kemenangan atas maut telah menggantikan takut, benci, dendam dari mangsa terorisme. Pandang salib Yesus yang membuat hidup jadi lebih hidup! Amin. Selamat Paskah.

cross wood

 

KEKERASAN DIBALAS KEKERASAN ADALAH BENIH TERORISME. PERBUATAN BAIK DI DALAM TUHAN MELAHIRKAN DI BUMI SEPETI DI SURGA.