LINDUNGI OTAK ANDA

Mazmur 127

Terkhusus memasuki usia 40-65 tahun adalah periode penting bagi kesehatan otak, perubahan pembuluh darah, metabolisme, hormon dan pola tidur. Ini semua dapat mempengaruhi resiko fungsi kognitif di kemudian hari.

Mari lindungi kesehatan otak Anda dengan aktif secara fisik dan juga salah satu nya tidur yang cukup dan berkualitas. Barusan saya menjumpai penelitian: Tidur berkualitas membuat 4 sistem chemical oscillation mandiri berjalan sinkron. Diprediksi manfaat tidur bukan saja membersihkan protein neurodegeneratif, menjaga kesehatan otak, memori lebih baik, tetapi juga kesehatan mental dan mood lebih baik. Sederhana nya: kurang tidur meningkatkan resiko terkena dimensia.

Kalau dipikir-pikir lho, Tuhan itu hebat ya!
Mekanisme tubuh bekerja dengan ajaib lewat tidur.
Saya jadi teringat Mazmur 127:2b “Sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.” Ya bener banget! Bahkan lewat tidur, Tuhan sanggup memberkati kita. Jikalau bukan Tuhan, kita mau jadi apa? Usaha yang diberkati datang nya dari Tuhan. Tidur berkualitas dan baik pun datang nya dari Tuhan.

Kiranya Tuhan bermurah hati memberkati tidur kita malam ini. Semua karena anugerah Tuhan.

Facebooktwitterredditpinteresttumblrmail

KEMALANGAN PUN DIBUAT-NYA MUJIZAT

KEMALANGAN PUN DIBUATNYA MUJIZAT

(Baca: Yunus 1:16)

yunus

       Pernakah Anda berada di tengah-tengah bencana yang besar? Seolah pada saat itu hanya ada kepanikan? Itulah yang dialami oleh para awak kapal dari Yafo menuju ke Tarsis. Badai besar ombak  bukan saja membanjiri sekelilingi mereka tetapi juga tengah menghancurkan kapal “besar” yang serasa kecil di tengah luasnya samudera. Yunus yang tadinya tertidur lelap tanpa mengerti konteks keadaan, dipaksa untuk naik ke buritan dan mengalami langsung ngerinya situasi saat itu. Drama bencana ini ditutup dengan takjubnya semua awak kapal melihat mujizat Tuhan atas alam semesta. Dengan janji yang serius mereka percaya dan mengikut Tuhan.

       Mujizat Tuhan tidak terjadi pada saat Yunus sebagai hamba-Nya lari dari panggilan pelayanan, tetapi justru ketika ia siap memikul tanggung jawab dan memikirkan kepentingan orang lain. Saya pikir yang merasakan ketakutan dahsyat bukan hanya para awak kapal, tetapi juga Yunus yang baru bangun tidur nyenyak dan naik ke buritan. Ketika jatuh undian, ia bisa saja membisu (tidak bersaksi), berpura-pura tidak tahu, berbohong atau justru ikut menyembah para dewa. Di saat terjepit ini Yunus bertobat, bahkan siap mati di buang di tengah lautan yang ganas agar semua isi kapal selamat.

       Sejarah Alkitab mencatat Yunus tidak mati meski ditelan ikan besar, tetapi lewat bencana besar inilah Tuhan menyelamatkan dan memperbarui kerohaniannya. Tuhan sudah menyatakan mujizat-Nya jauh sebelum ia dipakai Tuhan di kota Niniwe. Hari ini setiap kita yang mengikut Tuhan, tidak bisa memungkiri ada kalanya hidup serasa sulit dan musibah datang beruntun. Di saat itu kita punya pilihan: ngamuk terhadap Tuhan, menyalahkan orang lain atau cari selamat sendiri. Kita juga punya pilihan: evaluasi di hadapan Tuhan (bila ada dosa, bertobat), siap memikul salib sendiri dan rela menjadi saluran berkat-Nya. Apabila kita memilih yang kedua, Tuhan sanggup membuat mujizat bahkan di tengah kemalangan sekalipun. Kiranya Tuhan yang telah menolong Yunus, juga menolong Anda dan saya dalam mengiring Tuhan sampai akhir. Amin.

TUHAN SANGGUP MEMBUAT MUJIZAT BAHKAN DI TENGAH KEMALANGAN YANG KITA ALAMI

Facebooktwitterredditpinteresttumblrmail

TERANG HIDUP

TERANG HIDUP

(Baca: Lukas 11:33-36)

terangh

       Bagaimana reaksi Anda ketika PLN (Perusahaan Listrik Negara) memadamkan listrik? Dari informasi yang saya dapat, di Medan, bisa sampai berjam jam dan bahkan ada daerah di Papua bisa sampai 12 jam. Listrik mati secara tiba-tiba dan dalam waktu lama sungguh mengganggu aktivitas kebanyakan kita. Karena tanpa penerangan, pekerjaan dapat terhenti. Itulah yang saya alami ketika listrik padam, ruangan jadi gelap di malam hari, udara semakin panas dan semua aktivitas terhenti. Tidak dapat dipungkiri penerangan sangat bermanfaat dalam hidup kita.

       Seperti halnya terang bermanfaat bagi kehidupan, demikian juga orang percaya memiliki peran yang sangat penting menjadi terang dunia. Alkitab menyebutnya pelita tubuh. Artinya cara kita memandang kehidupan akan menentukan kehidupan seperti apa yang kita jalani. Apabila kita suka berpikiran negatif dan berprasangka buruk maka akan mudah terjadi perpecahan dan pertengkaran. Apabila pikiran kita diisi dengan hal bijaksana dengan  terbuka dan percaya pada pimpinan Tuhan, maka kita akan menjadi berkat bagi orang lain sama seperti terang lampu bermanfaat bagi orang sekitar.

       Malam itu kami semua lebih cepat tidur karena kegelapan membuat banyak aktivitas tidak dapat terlaksana. Kisaran sejam sementara anak-anak sudah tertidur, tiba-tiba lampu menyala. “Horee!”, gumam saya. Oh betapa indahnya terang semakin dirasakan ketika terang itu absen. Oh betapa dibutuhkannya kehadiran anak-anak Tuhan di dalam Terang ketika dunia dipenuhi dengan kegelapan dan kebusukan.    

SETUJU ATAU TIDAK, SUKA ATAU TIDAK; DALAM DUNIA YANG GELAP, TERANG BERMANFAAT BAGI  HIDUP MANUSIA 

Facebooktwitterredditpinteresttumblrmail

PENJAGA MERCUSUAR

PENJAGA MERCUSUAR

(Baca: Matius 26:41)

mercu

 

 

       Apakah Anda pernah melihat pemandangan dari menara mercusuar? Saya pernah! Setelah menaiki tangga putar sempit puluhan meter, akhirnya kami tiba di atas menara mercusuar. Tepat di tengah menara terdapat lampu siar yang menyala di malam hari guna keperluan navigasi. Dari menara ini dapat terlihat lautan membentang luas dan rumah-rumah penduduk sekitar.

       Petugas mercusuar berjaga hampir di setiap waktu agar tidak terjadi kecelakaan pada kapal yang berlayar. Tidak peduli seberapa besar ukuran kapal atau pun seberapa lengkap persenjataan yang dimiliki oleh benda terapung tersebut, apabila berbenturan dengan pulau kecil atau kandas maka banyak nyawa menjadi taruhannya.

       Kehidupan manusia dapat diumpamakan dengan penjaga mercusuar. Kaki tangan, mata dan mulut adalah penting, namun pelita hati adalah pusat segalanya. Dari dalam hati lah terpancar kehidupan. Tidak peduli seberapa besar kepandaian, kedudukan bahkan kekayaan seseorang, apabila hatinya gelap maka musibah sedang mengintip hidupnya.

       Berjaga-jaga dan berdoa, adalah pesan penting Yesus Kristus kepada para murid di taman Getsemani malam itu. Ini bukan perihal tidak boleh tidur. Ini bukan tentang menjadi manusia yang selalu cemas dan kuatir. Ini adalah menjaga mata hati terkhusus di situasi malam gelap kehidupan yang liar. Berjaga dan berdoa adalah kemauan mengandalkan Tuhan untuk menerangi jalan kehidupan. Berjaga dan berdoa adalah kesadaran bahwa kita ini lemah dan butuh Tuhan.

       Angin di menara mercusuar kian kencang, pikir saya, “Wah, kalau sejam lagi diterpa angin seperti ini maka nanti malam bisa kerokan! Turun dulu Ah! Seruput teh hangat sambil merenungkan Firman Tuhan.

BERJAGA-JAGALAH DAN BERDOALAH, SUPAYA KAMU JANGAN JATUH KE DALAM PENCOBAAN: ROH MEMANG PENURUT, TETAPI DAGING LEMAH.

Facebooktwitterredditpinteresttumblrmail