GELAP... GUBRAAKKK...!

GELAP! “GUBRAAK..!”

(Baca: Yohanes 8:12)

light-of-world

         Berjalan dalam gelap itu memang tidak enak. Malam itu saya terbangun hendak buang air kecil. Berhubung semua lampu sudah dimatikan, maka saya meraba-raba untuk mencari pintu dan tiba-tiba, “gubraak…!” benturan pintu dengan kepala membuat badan yang setengah sadar langsung bangun. Akhirnya sejak saat itu kami memasang lampu kecil yang otomatis menyala apabila gelap. Meskipun lampu secuil, betapa indahnya makna terang di tengah kegelapan.

       Berjalan dalam gelap itu memang tidak enak. Terang adalah satu-satunya harapan ketika kita menyadari arti hidup dalam kegelapan. Inilah yang disampaikan Yesus pada saat itu, bahwa orang yang berjalan dalam terang tidak akan terjatuh di dalam kegelapan. Yesus bukan menyediakan terang secuil atau redup-redup, tetapi terang secara berlimpah agar kegelapan itu sirna.

       Banyak orang hidup dalam kegelapan dan membentur ke kiri dan ke kanan. Kebencian, iri hati, balas dendam dan saling menjatuhkan adalah ciri dari orang yang hidup dalam kegelapan. Kegelapan lah yang membuat manusia tidak melihat kebenaran dan hidup dalam kehancuran. Sebaliknya, hidup dalam terang lah yang membuat manusia melihat kebenaran dan kebenaran itu memerdekakannya. Orang yang hidup dalam terang memancarkan perbuatan yang benar dan bukan hanya baik, kasih dan bukan hanya adil.

       Saya pikir standar orang sukses bukan orang kaya, pandai atau banyak prestasi dan besar pengaruhnya. Orang yang sukses adalah orang yang memahami apa tujuan ia ada di dunia dan mengetahui dengan pasti kemana ia akan pergi. Orang yang berhasil tidak akan hidup di dalam kegelapan, karena kegelapan berarti kegagalan. Orang yang hidup dalam terang dari dalam hatinya memancarkan aliran kehidupan. Anda ingin mengisi hari-hari dengan keberhasilan? Hiduplah dalam Terang! Amin.

JESUS ONCE AGAIN ADDRESSED THEM: “I AM THE WORLD’S LIGHT. NO ONE WHO FOLLOWS ME STUMBLES SAROUND IN THE DARKNESS. I PROVIDE PLENTY OF LIGHT TO LIVE IN.”

terang

TEGAMI

TEGAMI (手紙)

(Baca: Mazmur 126:5-6)

tegami

 

       Tegami (手紙) adalah huruf kata kanji bahasa Jepang yang terdiri dari kata “te” (手) berarti tangan dan “gami” (紙) berarti surat. Singkatnya tegami adalah surat yang ditulis dalam selembar kertas dengan menggunakan kuas. Inilah judul lagu dan sekaligus film yang mencuri perhatian saya beberapa waktu lalu. Dengan mengetengahkan tulisan surat untuk masa depan dari seorang yang mencari jati diri. Usia remaja dipenuhi dengan gejolak yang tidak mudah namun dengan tetap percaya dan jalani hidup sekarang ini mencapai impian masa depan.

       Lagu Tegami ini mengingatkan saya dengan lagu yang ditulis pemazmur no.126. Ada kemiripan bahwa hidup ini tidak mudah, ada kalanya sulit, susah, berat bahkan serasa hancur berkeping-keping. Ada kalanya hidup ini dipenuhi dengan berbagai pertanyaan, “Kenapa Tuhan? Sampai berapa lama? Mengapa dan bagaimana Tuhan?”Ketika hidup serasa seperti tersesat, lelah dan tidak tau harus bagaimana lagi, pemazmur mengingatkan bahwa ada pengharapan. Tetaplah menabur, tetap maju, tetap percaya.

       Mungkin kerja keras dan usaha yang kita lakukan tidak sesuai seperti yang diharapkan. Bahkan bisa jadi apa yang kita usahakan belum kelihatan hasil apapun. Kendati demikian, yakinilah bahwa apa yang kita lakukan bersama dan di dalam Tuhan suatu saat akan ada hasilnya dan semuanya itu tidak pernah sia-sia.

tegami

       Seandainya Anda diberi secarik kertas tegami, apa yang akan Anda tulis untuk diri Anda di masa depan? Kalau saya akan menulis, “Jadikan hidupmu berguna bagi Tuhan dan jadi berkat bagi sesama. Keep doing, keep going, keep believing!

人生の全てに 意味があるから 恐れずに あなたの夢を育てて

(Dalam hidup ini semua ada maknanya, jangan takut untuk berharap)

 

SIGN OF LIFE

SIGN OF LIFE

(II Peter 2:6-9)

god-change

       Do you know where the lowest place on earth is? It is located about 1300 feet below sea level. Yes, it is Dead Sea in the Middle East! This place is the silent witness which shows God’s anger to those who like to embrace violence and sadistic manner as their life style. Many years ago, the Bible says two cities, Sodom and Gomorrah, and about 10 surrounding towns gave themselves up to sexual immorality. People from Sodom and Gomorrah were typically people who wanted to do whatever they liked to do, lustful and lawless. This is about the exact opposite of people defined by the fruit of the Spirit including love, joy, peace, gentleness, kindness, etc.

map

       From the Bible (Genesis 19:24) we know that Sodom and Gomorrah were destroyed by fire and sulferic rain called brimstone, earth quake, avalanche, asphalt and other mineral components.  

       Do you know why Dead Sea is so salty? The water is around 10 times saltier than usual sea water. It’s the world’s deepest hypersaline place which contains crystallised sodium chloride. There are 21 minerals contained in the Dead Sea, and 12 kinds of them cannot be found in any other sea or ocean in the world.       

       If we remember the prophecy of God through Ezekiel 47:8-9, “This water flows toward the eastern region and goes down into the Arabah, where it enters the Dead Sea. When it empties into the sea, the salty water there becomes fresh. Swarms of living creatures will live wherever ther river flows. There will be large numbers of fish, because this water flows there and makes the salt water fresh; so where the river flows everything will live.“; then today we will know that this prophecy is in process of fullfilment.

lumpur-dead-sea

       Today, medical research has proven that salt from the Dead Sea can cure psoriasis, rheumatism, and even rhinosinusitis. Did you know that thousands of year ago, Egypt used asphalt from the Dead Sea for mummification? They used potash element for soil fertilizer.

       The Dead Sea has receded quickly. Scholars predict that by 2036 the level of the Dead Sea will have dropped by another 25 meters. Earlier we said that there is no fish or creature can live inside the Dead sea, but God has transformed the elements of this deadly sea into useful minerals for health and even for life.

       What can we learn from the Bible and the facts of the Dead Sea? God’s Word is true! The Scripture will be fulfilled. What goes from God’s Word will not return empty, but it will be accomplished and the purpose will be achieved according to God’s will.

       God can change even a curse into blessing! Do not let your future being determined by what some horoscope or ouija board says. Do not let your mind deceive you with worries and anxiousness about things ahead.

       Let’s put our lives under the care and control of The One who can change curses to blessings,  and death to life. If God can change the Dead Sea to bring useful things for many people, the same God can change and bless everyone who comes to Him!

       People who let God be involved in their work, school, family and even their whole life; will not lack God’s providence. Amen.

GOD CAN CHANGE EVENT CURSE TO BLESSING !

God involved

KOQ DISEBUT BAHAGIA?

KOQ DISEBUT BAHAGIA?

(Baca: Matius 5:1-12)

fotorcreated-1

 

       Pernakah Anda bertanya-tanya mengapa khotbah Yesus Kristus di bukit Arbel disebut Ucapan Bahagia? Padahal apabila dikaji lebih dalam, konteks pada waktu itu adalah orang-orang Israel sedang dijajah oleh Romawi. Mengapa disebut bahagia justru ketika ketika keadaan miskin, dukacita, lapar, lemah dan bahkan dianiaya? 

       Orang yang miskin (jasmani atau rohani) tidak mungkin bahagia apabila selalu membandingkan diri dengan kekayaan orang lain. Orang yang terluka dapat dipulihkan oleh Tuhan. Orang yang lemah lembut tidak mungkin bahagia apabila terbersit kerakusan untuk selalu mau lebih.

       Demikian pula dengan aspek lapar rohani tidak akan terpuaskan apabila dipenuhi dengan nafsu kedagingan. Orang yang suka memberi tidak akan bahagia apabila disertai dengan pamrih. Orang yang suci menikmati kebahagiaan lewat kedekatan dengan Pencipta. Orang yang berusaha membawa perdamaian tidak pula bahagia apabila hidupnya bermusuhan dengan Allah. Orang yang dianiaya sekalipun akan bahagia apabila memiliki motivasi menjalankan misi hidup untuk kekekalan.

       Jelas bahwa maksud kata “bahagia” bukan perihal reaksi terhadap sebuah keadaan tetapi menciptakan aksi dari cara pandang hidup Firman Tuhan. Ini bukan perihal mendapatkan semua yang kita inginkan, melainkan sebuah keyakinan bahwa Tuhan yang memegang hari esok sanggup memelihara hidup Anda dan saya.  Kebahagiaan adalah cara pandang menjalani hidup bersama Tuhan. Anda ingin bahagia? Mulailah dari Tuhan. Amin.

ANDA INGIN MENEMUKAN ARTI BAHAGIA SEJATI?

MULAILAH DARI TUHAN

arbel