<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xml:lang="id"><generator uri="https://jekyllrb.com/" version="4.4.1">Jekyll</generator><link href="https://jeffrysudirgo.org/feed.xml" rel="self" type="application/atom+xml" /><link href="https://jeffrysudirgo.org/" rel="alternate" type="text/html" hreflang="id" /><updated>2026-07-10T12:42:20+07:00</updated><id>https://jeffrysudirgo.org/feed.xml</id><title type="html">Serambi Jeffry Sudirgo</title><subtitle>Serambi Jeffry Sudirgo — Indonesian Christian teaching and devotional blog</subtitle><author><name>Jeffry Sudirgo</name></author><entry><title type="html">BELAJAR BERSAMA TUHAN</title><link href="https://jeffrysudirgo.org/2026/01/01/belajar-bersama-tuhan/" rel="alternate" type="text/html" title="BELAJAR BERSAMA TUHAN" /><published>2026-01-01T23:14:43+07:00</published><updated>2026-01-01T23:14:43+07:00</updated><id>https://jeffrysudirgo.org/2026/01/01/belajar-bersama-tuhan</id><content type="html" xml:base="https://jeffrysudirgo.org/2026/01/01/belajar-bersama-tuhan/"><![CDATA[<p>(<a href="https://www.bible.com/id/bible/306/GEN.5.TB">Baca: Kejadian 5:18-27</a>)</p>

<p><a href="/assets/images/uploads/2025/12/ilus.jpg"><img src="/assets/images/uploads/2025/12/ilus-644x373.jpg" alt="" /></a></p>

<p>Pagi ini sewaktu merenungkan kisah Henokh, saya berpikir apa tujuan akhir dari belajar? Naik kelas? Mendapatkan gelar? diwisuda? atau mungkin lebih kekinian dapat pekerjaan impian dan gaji tinggi? Hidup Henokh boleh disimpulkan sebagai belajar bersama Tuhan. Ya, pembelajaran nya 350 tahun! Wisuda nya adalah ke sorga. Bonus nya, tidak mengalami kematian alias diangkat ke sorga. Asyik bukan?!</p>

<p>Secuil kisah Henokh sengaja diletakkan dari rentetan konteks pohon kehidupan manusia sejak Adam hingga nabi Nuh (Antediluvian/Pre Flood Era). Umur akhir hidup mereka masing-masing dicatat jelas, kecuali Henokh. Dari sana kita melihat pesan yang jelas bahwa angka harapan hidup manusia (life expectancy) terus merosot sejak dosa masuk dalam hidup manusia. Ya, bak kanker yang menggerogoti dengan sakit dan penyakit baik mental maupun jasmani.</p>

<p>Uniknya, bukan di jaman Adam umur tertinggi manusia (930 tahun), tetapi di jaman Metusalah (969 tahun), anak dari Henokh. Coba tengok ayah nya Henokh, Yared yang hidup selama 962 tahun! Apakah ada korelasi secara tidak langsung antara orang yang takut akan Tuhan dan belajar hidup di dalam Tuhan dengan umur panjang? Apakah ada keterkaitan secara tidak langsung antara orang yang saleh dibesarkan oleh orang tua yang takut akan Tuhan dan melahirkan generasi yang diberkati Tuhan? Sebaliknya, apakah ada sebab akibat orang yang hidupnya menjauh dari Tuhan atau jalan sendiri tidak melibatkan Tuhan atau berbuat jahat dengan kekacauan global dan umur pendek (relatif menurun angka harapan hidup)?</p>

<p>Saya mencoba untuk mengukur trend penurunan angka harapan hidup dengan data yang ada dari Adam sampai Salomo. Kerohnaian diukur dari angka 1-5, dimana 5 adalah belajar bersama Tuhan, tidak ada catatan perbuatan dosa yang fatal; angka 4 untuk pribadi yang setia tetapi ada waktu berbuat kesalah fatal seperti membunuh, berzinah; angka 3 untuk ukuran kerohanian di tengah-tengah ya duniawi tetapi juga rohani. Kehidupan yang relatif kacau. Angka 2 untuk hidup yang jauhh dari Tuhan, banyak pemberontakan dan perbuatan tercela tetapi di akhir ditandai pertobatan dan angka 1 untuk yang hidup dalam dosa dan tidak bertobat. Ini sebagai independen variabel dan dependen variabel adalah umur saat meninggal. Data diinput menggunakan perhitungan Regression Analysis lewat Phyton code. Hasil nya: angka coefficient negatif dan dapat diintepretasikan ada korelasi antara kerohanian yang buruk dengan angka harapan hidup yang lebih rendah.</p>

<p><a href="/assets/images/uploads/2025/12/Umur-dan-Kerohanian.jpeg"><img src="/assets/images/uploads/2025/12/Umur-dan-Kerohanian-644x500.jpeg" alt="" /></a></p>

<p>Tentu saja banyak variabel yang tidak lengkap dan bisa terjadi confounding factor karena bias ataupun belum dikaitkan dengan tingkat kesehatan, gaya hidup sehari-hari termasuk nutrisi makanan, aktivitas olah raga, pendidikan, gender, dan lain sebagai nya. Ini hanya gambaran sederhana mengenai untuk melihat bahwa orang yang belajar bersama Tuhan memiliki hidup yang lebih baik.</p>

<p>Sudah banyak penelitian serupa mengenai orang yang memperhatikan hal kerohanian berdampak positif, seperti: berkutat dalam hal religius diasosiasikan dengan kesehatan fisik dan mental yang lebih baik; orang yang menghadiri acara religius seperti beribadah di Gereja cenderung memiliki angka mortalitas yang lebih rendah 5-10 tahun; kegiatan rohani melibatkan sejumlah orang berdampak pada dukungan sosial (<em>social support</em>), merasa bagian dari komunitas (<em>sense belonging community</em>) dan berbagi kegiatan ritual. Ini semua berdampak pada mengurangi stress (<em>reduce stress</em>), memberi semangat hidup yang lebih sehat, mencegah perilaku buruk (<em>discourage harmful behavior</em>) dan menguatkan kesehatan mental dan fisik. Belajar bersama Tuhan seringkali dikaitkan dengan kerohanian vertikal dan berdampak pada horizontal sesama.</p>

<p>Saya rasanya ingin diskusi dan bertanya kepada Henokh, apa apa saja yang telah dipelajari selama 350 tahun bersama Tuhan? Apakah banyak belajar membuat dia menjadi malaikat dan jauh dari realitas kekurangan manusia atau justru sebaliknya dalam kelemahan kuasa Tuhan semakin nyata dalam anugerah-Nya? Rahasia dan tips apa agar bisa sukses belajar sewaktu bersama Tuhan? Di Alkitab dituliskan Henokh “diangkat” (לָקַח) ke sorga (Kejadian 5:24). Kata ini mengandung arti yang sangat dalam, baik oleh pribadi Ilahi yang berinisiatif memberikan kenaikan kelas, memberkati, mendapat anugerah spesial termasuk di dalam nya penebusan. Belajar bersama Tuhan memang luar biasa! Bukan karena manusia nya, tetapi karena Tuhan yang luar biasa mau memberkati. Saya pikir Henokh ini setara pendidikan doktoral yang sudah jadi professor. Kalau ditanya, apakah 350 tahun studi doktoral membuat dia jadi luar biasa hebat? Saya ber imajiner, Henokh menjawab, “ <strong>Ah, tidak Jeff. Bisa aja kau ini! Semua karena anugerah Tuhan. Saya ini cuman pembelajar. Namanya juga belajar bersama Tuhan bukan bermain menjadi Tuhan apalagi sok menyebut lebih tau dari Tuhan.</strong>”</p>

<p>BELAJAR BERSAMA TUHAN BUKAN UNTUK KESOMBONGAN DIRI, TETAPI UNTUK MENGERTI SEDIKIT LEBIH TENTANG ANUGERAH-NYA.</p>]]></content><author><name>Jeffry Sudirgo</name></author><category term="family" /><category term="gaul" /><category term="gereja" /><category term="good-news" /><category term="special" /><category term="uncategorized" /><category term="henokh" /><category term="kejadian5" /><category term="lebihbaik" /><category term="penelitian" /><category term="rendahati" /><category term="tau" /><category term="umur" /><category term="wisuda" /><summary type="html"><![CDATA[(Baca: Kejadian 5:18-27)]]></summary></entry><entry><title type="html">COMING SOON…!</title><link href="https://jeffrysudirgo.org/2025/12/09/coming-soon/" rel="alternate" type="text/html" title="COMING SOON…!" /><published>2025-12-09T22:58:39+07:00</published><updated>2025-12-09T22:58:39+07:00</updated><id>https://jeffrysudirgo.org/2025/12/09/coming-soon</id><content type="html" xml:base="https://jeffrysudirgo.org/2025/12/09/coming-soon/"><![CDATA[<p>2026</p>

<p><a href="/assets/images/uploads/2025/12/cover-book.jpeg"><img src="/assets/images/uploads/2025/12/cover-book-644x914.jpeg" alt="" /></a></p>]]></content><author><name>Jeffry Sudirgo</name></author><category term="english" /><category term="family" /><category term="gaul" /><category term="gereja" /><category term="good-news" /><category term="mutiara-iman" /><category term="natal" /><category term="special" /><category term="berjalan" /><category term="berjalan-bersama" /><category term="berjalandengantuhan" /><category term="bersamatuhan" /><category term="renungan" /><category term="walk" /><summary type="html"><![CDATA[2026]]></summary></entry><entry><title type="html">WARISAN 40 TAHUN!</title><link href="https://jeffrysudirgo.org/2025/11/19/warisan-40-tahun/" rel="alternate" type="text/html" title="WARISAN 40 TAHUN!" /><published>2025-11-19T18:26:57+07:00</published><updated>2025-11-19T18:26:57+07:00</updated><id>https://jeffrysudirgo.org/2025/11/19/warisan-40-tahun</id><content type="html" xml:base="https://jeffrysudirgo.org/2025/11/19/warisan-40-tahun/"><![CDATA[<p>Warisan 40 Tahun!</p>

<p>Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu (<a href="http://Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu. Amsal 22:6.">Amsal 22:6</a>).</p>

<p><a href="/assets/images/uploads/2025/11/WARISAN-40-TAHUN.jpeg"><img src="/assets/images/uploads/2025/11/WARISAN-40-TAHUN.jpeg" alt="" /></a></p>

<p>Pagi ini ketika melihat-lihat foto perpustakaan mini sebuah gereja, tiba-tiba saya teringat masa kecil sekitar 40 tahun yang lalu! Ya, seperti diputar kembali film kisah nyata masa lalu. Waktu itu di rumah orang tua, keluarga membuka perpustakaan mini dengan nama NFSJY (diambil dari inisial nama depan dari anak-anak Sudirgo).</p>

<p>Kami memiliki sejumlah literatur, termasuk majalah-majalah, buku cerita bergambar Donal Bebek, BOBO, novel dan banyak sekali buku-buku lain yang saya tidak ingat detilnya. Perpustakaan ini dibuka dengan tujuan jadi berkat buat sesama, terkhusus teman, kenalan dan tetangga sekitar rumah kecil kami. Ada tersedia buku catatan untuk para peminjam agar rapi dan jelas kapan literatur itu masuk dan keluar. Ada juga stempel dengan tulisan NFSJY di setiap buku sebagai lambang sukacita sekaligus identitas kepemilikan literatur tersebut. Jangan lupa, jaman itu stempel adalah barang spesial untuk legitimasi formil. Ya, itulah kegembiraan yang masih menempel di dalam memori saya.</p>

<p>Ada orang-orang yang datang hanya sekedar membaca di sana dan kemudian pulang. Ada pula yang membaca dan kemudian tertarik meminjam untuk dibawa pulang. Bahkan beberapa sering datang untuk meminjam secara rutin dan dibawa pulang agar kenikmatan membaca dan membuka wawasan, imajinasi dan kreativitas berkembang.</p>

<p><a href="/assets/images/uploads/2025/10/Perpusatakaan-mini.jpeg"><img src="/assets/images/uploads/2025/10/Perpusatakaan-mini-644x529.jpeg" alt="" /></a></p>

<p>Waktu berlalu. Rupanya sukacita menjadi berkat lewat literatur berlanjut di Sekolah Dasar Negeri tempat saya mengenyam pendidikan. Sering sebagai relawan saya ikut melayani di Perpustakaan sekolah. Mulai dari menyusun dan merapikan buku-buku hingga melayani kawan-kawan yang hendak meminjam atau mengembalikan buku kesukaan mereka. Suasana cukup ramai dan tidak jarang sampai antri demi mendapatkan buku yang disukai itu. Di SMP (Sekolah Menengah Pertama) dan SMA (Sekolah Menengah Atas) rupanya kebiasaan suka berada di Perpustakaan berlanjut, bahkan sering ber”tengger” di perpustakaan Gereja. Seperti memang menyadari ada banyak “harta karun” pengetahuan dan rohani, bak ketertarikan musafir yang haus akan air di sumur hidup.</p>

<p>Tidak disangka sebelumnya, ketika masuk Seminari Alkitab pun, berkutat di bidang literatur menjadi kesukaan yang besar. Di tingkat dua, saya dipercayakan untuk memimpin pengelolaan redaksi majalah Sekolah Minggu TABITA yang disalurkan ke gereja-gereja di seluruh Indonesia. Meski dengan modal kas keuangan yang sangat sedikit, kami belajar arti berjuang, berusaha, ber-kreativitas dan terlebih ber-iman dan berdoa. Kalau Tuhan yang membuka pintu, tidak akan ada yang bisa menutup nya.</p>

<p>Selesai wisuda dari Seminari Alkitab di Malang, Tuhan mempercayakan saya untuk 10 tahun  pelayanan di sebuah Gereja dan termasuk di dalam nya mengelolah perpustakaan.  Sekarang 15 tahun berjalan pelayanan di sebuah Yayasan, Tuhan percayakan untuk berambil bagian dalam pelayanan literatur di Indonesia Timur. Puji Tuhan! Tuhan masih beri kesempatan ikut mencerdaskan bangsa lewat buku-buku pelajaran, buku-buku kisah Alkitab, buku-buku Teologi Praktikal bagi rohaniwan serta renungan rohani bagi umat Tuhan. Rupanya ini yang Tuhan percayakan. Sebuah <em>legacy</em> 40 tahun lalu dari keluarga dan terus menjadi berkat buat sesama hingga hari ini.</p>

<p>Amsal 22:6 mengingatkan kepada kita semua makna sebuah _legacy/_warisan hidup. Warisan tidak hanya harta atau aset atau uang peninggalan yang kita peroleh, namun juga terkhusus sebuah kelanjutan/estafet dari nilai-nilai hidup, kebiasaan-kebiasaan baik dan membangun, serta pencapaian dan kontribusi yang membawa dampak menjadi saluran berkat bagi banyak orang.</p>

<p>Pendidikan yang diajarkan kepada seseorang, terkhusus dimulai dari keluarga sejak masa kecil dapat berdampak besar dan berkelanjutan pada masa depan nya. Pendidikan itu tidak terbatas pada sekolah formil, tetapi sering kali lebih kuat dan berpengaruh pada kebiasaan yang diterapkan oleh keluarga dalam keseharian. Kata “didiklah” dalam bahasa Ibrani חָנַךְ berarti melatih dengan disiplin dan berdedikasi. Kalau dalam konteks Alkitab Amsal adalah dedikasi raja Salomo menghargai Tuhan dengan membangun tempat Ibadah adalah hasil dari sebuah teladan dan didikan.</p>

<p>Hari ini <em>legacy</em> atau warisan hidup apa yang ber harga bagi kita? Apakah ada warisan yang kita ingin teruskan kepada generasi selanjutnya? Apakah kita hanya numpang lewat dan membawa banyak penyesalan, kekecewan, kemarahan dan kepahitan masa lalu? Apakah kita justru sebaliknya mau mewariskan nilai-nilai kebaikan, kasih, pengampunan dan teladan sebagai <em>legacy</em> yang akan dikenang banyak orang kelak? Andalah yang berhak memililh dan memutuskan untuk hidup yang Tuhan anugerahkan.</p>

<p>Bagi saya, warisan 40 tahun lalu dari keluarga sungguh meng-amin-kan apa yang dikatakan oleh Firman Tuhan. Warisan itu berdampak kuat lewat teladan, sukacita dan persekutuan dalam keluarga. Pendidikan formil di Sekolah dan pembinaan di Gereja sifat nya sangat terbatas dan hanya sebagai penambah dari pendidikan non formil di rumah.</p>

<p>Mari kita tanamkan bagi generasi mendatang, bagi anak-cucu kita mengenai indah nya hidup di dalam Tuhan. Indah nya bersekutu, berdoa, membaca Alkitab, memuji Tuhan bersama, saling berbagi, saling megampuni, saling mendukung sebagai latihan menghadirkan Kerajaan Allah di bumi seperti di Sorga. Namanya hidup, pasti banyak kekurangan, banyak kelemahan, banyak kesalahan. Itu wajar. Kendati demikian, mari kita fokus untuk ke depan dan mengijinkan Tuhan hadir dan berdampak dalam kebaikan. Mari dimulai dari kita. Kiranya Tuhan menolong dan memberkati kita semua. Amin.</p>

<blockquote>
  <p>WARISKAN HIDUP YANG MENUMBUHKAN KEBAIKAN DAN HARAPAN</p>
</blockquote>]]></content><author><name>Jeffry Sudirgo</name></author><category term="family" /><category term="gaul" /><category term="gereja" /><category term="good-news" /><category term="special" /><category term="amsal" /><category term="amsal6" /><category term="baik" /><category term="doa" /><category term="estafet" /><category term="generasimuda" /><category term="hidup" /><category term="kebaikan" /><category term="keluarga" /><category term="mengampuni" /><category term="mezbahkeluarga" /><category term="pendidikan" /><category term="perpustakaan-2" /><category term="salomo" /><category term="sukacita" /><category term="warisan" /><summary type="html"><![CDATA[Warisan 40 Tahun!]]></summary></entry><entry><title type="html">Osaka Expo: No Tobacco Day</title><link href="https://jeffrysudirgo.org/2025/10/18/osaka-expo-no-tobacco-day/" rel="alternate" type="text/html" title="Osaka Expo: No Tobacco Day" /><published>2025-10-18T21:31:38+07:00</published><updated>2025-10-18T21:31:38+07:00</updated><id>https://jeffrysudirgo.org/2025/10/18/osaka-expo-no-tobacco-day</id><content type="html" xml:base="https://jeffrysudirgo.org/2025/10/18/osaka-expo-no-tobacco-day/"><![CDATA[<p>Osaka Expo: No Tobacco Day</p>

<p>Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, – dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu! <a href="https://www.bible.com/id/bible/306/1CO.6.19-20.TB">1 Korintus 6:19-20</a></p>

<p><a href="/assets/images/uploads/2025/10/WhatsApp-Image-2025-10-01-at-12.49.50.jpeg"><img src="/assets/images/uploads/2025/10/WhatsApp-Image-2025-10-01-at-12.49.50-644x429.jpeg" alt="" /></a></p>

<p>Ajang internasional Osaka Expo di Jepang diadakan pada bulan April-Oktober 2025. Ide nya satu, bagaimana merancang komunitas masa depan bagi hidup kita. Fokus pada inovasi, teknologi dan keberlanjutan membawa perwakilan negara-negara seluruh dunia untuk presentasi apa-apa saja yang dapat ditawarkan untuk masa depan yang lebih baik. Saya tidak menyangka Tuhan memberikan anugerah untuk ikutan menjadi pembicara dalam salah satu sesi kesehatan di hari Tanpa Rokok Internasional (No Tobacco Day).</p>

<p>Secara garis besar lebih dari 70 juta penduduk Indonesia merokok (data tahun 2023). Setiap tahun sekitar 250 ribu orang di Indonesia meninggal dunia karena merokok, ditambah setidaknya 50 ribu orang meninggal hanya karena sering menghisap asap rokok. Apa akibat buruk merokok? Mungkin kita semua sudah tahu, tapi mari diingatkan kembali akibat nya seperti kanker, sakit jantung, malah pernafasan, lemah nya kekebalan tubuh hingga penuaan yang lebih cepat. Indonesia pula mengusung juara orang paling banyak merokok setiap hari nya (prevalensi perokok) se Asia Tenggara.</p>

<p>Apakah ini masalah pribadi hanya dari kemauan sekedar berhenti merokok? Ternyata data dan fakta di lapangan menunjukkan bahwa hidup sehat dalam hal ini berhenti merokok adalah masalah kita bersama. Dibutuhkan lebih dari kemauan pribadi untuk hidup sehat, menerobos budaya kebiasaan merokok, menyuarakan kebijakan kesehatan masyarakat yang melindungi banyak orang, kebijakan dan aturan yang tegas dari pemerintah disertai pendidikan dan informasi yang memadai kepada semua orang. Oh ya, Indonesia juga adalah salah satu dari sedikit negara yang belum ikut meratifikasi kebijakan Rokok Terkendali (Framework Convention on Tobacco Control) di tingkat World Health Organization.</p>

<p>Sementara kampanye edukasi di sekolah-sekolah, puskesmas, Rumah Sakit, bahkan di instansi pemerintah dan keagamaan menyuarakan hidup sehat dan waspada bahaya merokok, kita sebagai orang percaya juga dipanggil untuk menghargai tubuh kita dengan baik. Firman Tuhan dalam surat Korintus yang ditulis oleh Paulus (1Korintus 6) meningatkan kita semua sejatinya adalah bukan milik diri sendiri, tetapi milik pencipta, yakni Tuhan. Tubuh kita adalah bait Allah yang berarti kita punya kewajiban untuk menjaga dan merawat dengan sehat.</p>

<p><a href="/assets/images/uploads/2025/10/NO-TOBACCO-DAY.jpg"><img src="/assets/images/uploads/2025/10/NO-TOBACCO-DAY.jpg" alt="" /></a></p>

<p>Hidup sehat sangatlah sulit dilakukan sendirian, tetapi bersama-sama komunitas; BISA! Mari, setidaknya kita bisa saling menghormati sesama dengan gaya hidup menjadi berkat. Bagaimana cara nya? Dimulai dari hal sederhana saja: tidur cukup dan sebisa mungkin teratur waktunya. Usahakan konsumsi makanan sehat, tidak harus mahal. Adalah sangat baik apabila minimal setahun sekali periksa kesehatan. Berhenti merokok, termasuk vape demi kebaikan diri sendiri dan orang-orang di sekitar kita khususnya orang-orang yang kita kasihi. Apa yang kita tabur akan kita tuai kelak. Rugi rasanya menabur kesenangan sesaat dan harus membayar mahal biaya berobat di masa yang akan datang. Memang hidup kita di tangan Tuhan, tetapi Tuhan memanggil kita untuk hargai hidup dengan baik. Anda ingin menikmati berkat-berkat Tuhan? Muliakanlah Allah dengan tubuhmu. Amin.</p>

<blockquote>
  <p>MENIKMATI BERKAT TUHAN DIMULAI DARI JAGA KESEHATAN</p>
</blockquote>]]></content><author><name>Jeffry Sudirgo</name></author><category term="family" /><category term="gaul" /><category term="gereja" /><category term="good-news" /><category term="special" /><category term="1korintus" /><category term="baitallah" /><category term="berkat" /><category term="hidup" /><category term="komunitas" /><category term="notobaccoday" /><category term="osakaexpo" /><category term="paulus" /><category term="rokok" /><category term="sehat" /><summary type="html"><![CDATA[Osaka Expo: No Tobacco Day]]></summary></entry><entry><title type="html">MEDITASI FIRMAN TUHAN ITU DAHSYAT!</title><link href="https://jeffrysudirgo.org/2025/10/02/meditasi-firman-tuhan-itu-dahsyat/" rel="alternate" type="text/html" title="MEDITASI FIRMAN TUHAN ITU DAHSYAT!" /><published>2025-10-02T19:51:14+07:00</published><updated>2025-10-02T19:51:14+07:00</updated><id>https://jeffrysudirgo.org/2025/10/02/meditasi-firman-tuhan-itu-dahsyat</id><content type="html" xml:base="https://jeffrysudirgo.org/2025/10/02/meditasi-firman-tuhan-itu-dahsyat/"><![CDATA[<p>Meditasi Firman Tuhan itu Dahsyat!</p>

<p>“Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau… berhasil dan engkau akan beruntung” . <a href="https://www.bible.com/bible/306/jos.1.8.TB">Yosua 1:8</a></p>

<p><a href="/assets/images/uploads/2025/10/WhatsApp-Image-2025-09-30-at-13.12.07.jpeg"><img src="/assets/images/uploads/2025/10/WhatsApp-Image-2025-09-30-at-13.12.07-644x534.jpeg" alt="" /></a></p>

<p>Penelitian menunjukkan meditasi berdampak pada peningkatan konsentrasi gray matter di hippocampus, posterior cingulate cortex, temporoparietal junction dan cerebellum.</p>

<p>Sederhana nya meditasi meningkatkan kemampuan belajar, regulasi emosi, daya ingat dan self awareness.<br />
Sumber: Hölzel et all (2011). Psychiatry Research: Neuroimaging, 191(1), 36–43.</p>

<p>Jauh sebelum penelitian neuroimaging ini ditemukan, efek dahsyat dari meditasi sudah diberitahukan oleh Tuhan kepada jenderal Yosua pengganti Musa. Jenderal muda seperti kebanyakan anak muda yang ketika baru memimpin, merasakan kuatir, tegang, dan juga was-was, “Apa iya, saya bisa memimpin dengan baik dan sukses gemilang? Apa iya, saya mampu membawa tim dengan dua juta penduduk ke tempat yang aman, baik, terpelihara bahkan mengalami banyak kelimpahan? Apa iya, kemampuan tempur ku yang secuil ini sanggup menghadapi musuh-musuh besar? Pertanyaan itu semua wajar dan sehat karena dengan kerendahan hati dan mawas diri justru membawa keberhasilan.</p>

<p>Firman Tuhan datang kepada Yosua untuk mengkonfirmasi bahwa kalau Tuhan memilih, maka pilihan-Nya akan diperlengkapi hingga misi Tuhan itu terwujud berhasil. Entah orang tersebut memiliki banyak kelemahan ataupun masih muda dan belum banyak pengalaman, tetapi Tuhan akan mampukan dan buat sukses.</p>

<p>Sejarah membuktikan bahwa Yosua berhasil dengan sukses gemilang berkat pertolongan Tuhan. Ia berhasil mengalahkan musuh-musuh besar. Ia berhasil membawa umat Tuhan dalam pemeliharaan dari sehari ke sehari, yang kalau diukur dengan logistik makanan sangat mustahil membawa kecukupan bagi jutaan orang di Padang Gurun. Nyatanya, tidak ada yang mustahil bagi Tuhan bagi orang yang mau percaya dan ikut pimpinan-Nya.</p>

<p>Kunci keberhasilan Yosua tidak serta merta hanya karena mau, usaha dan kerja keras tetapi juga mengikuti pimpinan dan arahan Tuhan. Dalam hal ini singkatnya, merenungkan Firman Tuhan dan bertindak berdasarkan prinsip kebenaran Firman Tuhan. Meditasi bukan hanya berdiam diri, refleksi tetapi juga “encounter” berjumpa dengan Tuhan lewat saat teduh. Meditasi berarti mengakui diri apa adanya dan menyerahkan hidup dalam tangan Tuhan. Meditasi berarti siap mendengar Firman Tuhan, evaluasi diri dan melakukan kehendak-Nya.</p>

<p><a href="/assets/images/uploads/2025/10/WhatsApp-Image-2025-10-02-at-11.34.57.jpeg"><img src="/assets/images/uploads/2025/10/WhatsApp-Image-2025-10-02-at-11.34.57-644x496.jpeg" alt="" /></a></p>

<p>Studi menunjukkan hasil yang luar biasa bagi orang yang menyempatkan diri rutin ber meditasi. Itu kata panelitian lho! Apalagi kata Firman Tuhan, bukan nya hasil bisa lebih dahsyat lagi. Penelitian mengenai otak dan neuroimaging mengkonfirmasi kebenaran Firman Tuhan bila dilakukan itu dahsyat! Jadi, tunggu apalagi? Ambil waktu baca dan renungkan Firman Tuhan setiap hari. Rasakan berkat kebaikan Tuhan dalam hidupmu.</p>

<blockquote>
  <p><strong>FIRMAN TUHAN BERI KEKUATAN MELANGKAH JALANI HIDUP</strong></p>
</blockquote>]]></content><author><name>Jeffry Sudirgo</name></author><category term="gaul" /><category term="gereja" /><category term="good-news" /><category term="berani" /><category term="brain" /><category term="devotion" /><category term="maju" /><category term="masalah" /><category term="meditasi" /><category term="musa" /><category term="neuroimaging" /><category term="ota" /><category term="pemimpin" /><category term="perang" /><category term="psikiatri" /><category term="renungan" /><category term="saatteduh" /><category term="yosua" /><summary type="html"><![CDATA[Meditasi Firman Tuhan itu Dahsyat!]]></summary></entry><entry><title type="html">MITOKONDRIA: TUHAN AJAIB</title><link href="https://jeffrysudirgo.org/2025/08/20/mitokondria-tuhan-ajaib/" rel="alternate" type="text/html" title="MITOKONDRIA: TUHAN AJAIB" /><published>2025-08-20T19:05:07+07:00</published><updated>2025-08-20T19:05:07+07:00</updated><id>https://jeffrysudirgo.org/2025/08/20/mitokondria-tuhan-ajaib</id><content type="html" xml:base="https://jeffrysudirgo.org/2025/08/20/mitokondria-tuhan-ajaib/"><![CDATA[<h2 id="mitokondria-tuhan-ajaib">MITOKONDRIA: TUHAN AJAIB</h2>

<p><a href="/assets/images/uploads/2025/08/mitochondria.jpeg"><img src="/assets/images/uploads/2025/08/mitochondria.jpeg" alt="" /></a></p>

<p><strong>TUHAN Allah berfirman: Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia</strong> <strong>(Kej.2:18).</strong></p>

<p>Ayat ini bener banget!<br />
Sampai ke dalam sel bahkan bagian DNA manusia. Ceritanya begini: barusan belajar tentang mitokondria. Ini semacam (organelles) perangkat dalam sel manusia yang bermanfaat untuk menghasilkan energi, transfer antar sel, membuang sel mati yg tidak terpakai (apoptosis) bahkan mendukung sistem imun tubuh. Mitochondrial rusak maka bisa berakibat seperti depresi (depression), cemas (anxiety) bahkan penuaan sel dini (aging related disesase).</p>

<p>Fun facts: mitokondria itu memiliki DNA dengan 37 gen yang HANYA diwariskan oleh ibu . Mitokondria juga berfungsi sebagai penolong saat krisis dalam sel seperti inflamasi, infeksi, keracunan, trauma, dll., di sinilah saya teringat Kejadian 2:18. Tuhan sudah atur sedemikian rupa manusia laki laki dan perempuan, yang sehat dan keturunan nya: pasangan suami dan istri saling dukung dalam Tuhan. Masing-masing punya peran penting! Masing-masing diciptakan unik dan istimewa.</p>

<p>Sambil mengagumi fungsi ajaib mitokondria, saya tersenyum senyum sendiri dan berkata dalam hati: Hebat ya Tuhan itu! Menciptakan manusia dengan ajaib. Kiranya hidup kita seturut dengan rencana-Nya yang baik.</p>]]></content><author><name>Jeffry Sudirgo</name></author><category term="family" /><category term="gaul" /><category term="gereja" /><category term="good-news" /><category term="ajaib" /><category term="hidup" /><category term="ibu" /><category term="istri" /><category term="kejadian" /><category term="lifelesson" /><category term="mitokondria" /><category term="pasanganhidup" /><category term="rencanatuhan" /><summary type="html"><![CDATA[MITOKONDRIA: TUHAN AJAIB]]></summary></entry><entry><title type="html">BARANGSIAPA MAU, IA AKAN TAHU</title><link href="https://jeffrysudirgo.org/2024/04/15/barangsiapa-mau-ia-akan-tahu/" rel="alternate" type="text/html" title="BARANGSIAPA MAU, IA AKAN TAHU" /><published>2024-04-15T09:43:00+07:00</published><updated>2024-04-15T09:43:00+07:00</updated><id>https://jeffrysudirgo.org/2024/04/15/barangsiapa-mau-ia-akan-tahu</id><content type="html" xml:base="https://jeffrysudirgo.org/2024/04/15/barangsiapa-mau-ia-akan-tahu/"><![CDATA[<p>BARANGSIAPA MAU, IA AKAN TAHU</p>

<p>(Baca: <a href="https://alkitab.sabda.org/verse.php?book=43&amp;chapter=7&amp;verse=17">Yohanes 7:17</a>)</p>

<p><a href="/assets/images/uploads/2024/02/yoh-7_17.jpeg"><img src="/assets/images/uploads/2024/02/yoh-7_17-644x633.jpeg" alt="" /></a></p>

<p>Mendekati makan siang, tiba-tiba saya pusing dan serasa tidak ada keseimbangan berat badan alias mau pingsan. Kenapa bisa? Beberapa waktu ini pakai waktu sangat banyak di depan layar komputer. Baca buku, baca penelitian, baca Alitab, buat laporan, dan semua tugas-tugas pelayanan membuat duduk lama di depan komputer. Rupanya saya terkena <em>Computer Vision Syndrome</em>, alias gangguan mata (vision blur/eye strain) seperti gatal, merah, kering karena terlalu lama bekerja di depan layar komputer.</p>

<p>Seperti halnya fokus ke layar komputer terus menerus bisa mengganggu aktivitas kerja kita, demikian pula terlalu fokus pada kesibukan dunia pun bisa membuat kita kelelahan jalani hidup ini. Hari ini ada kabar gembira bagi setiap orang yang lelah dan berbeban berat.  Ya, ada harapan dan janji Tuhan bagi barang siapa yang mau datang kepada Yesus. Barangsiapa Mau, Ia akan Tahu!</p>

<p>Inilah yang dikatakan Yesus pada waktu itu kepada orang-orang Yahudi. Sayangnya, banyak dari mereka termasuk sejumlah orang-orang Farisi dan ahli Taurat pada waktu itu tidak percaya kepada Yesus. Dua kata dalam bahasa asli Alkitab Yunani di Yohanes 7:17, yakni kata θέλῃ (mau) dan γνώσεται (tahu). Kata “mau” ditujukkan pada pemahaman bahwa barang antusias dan haus untuk melakukan Firman Tuhan. Sementara kata “tahu” lebih mengacu ke mendapatkan pengenalan lebih besar dalam sebuah hubungan. Artinya, bila kita sungguh percaya Yesus dan menaruh fokus melakukan Firman Tuhan, maka hal yang baik sedang terjadi dan akan terjadi. Janji Tuhan sementara digenapi bagi orang percaya yang fokus kepada-Nya.</p>

<p>Saya ingat, seorang konselor pernah cerita bagaimana ia pergi ke rumah sahabatnya. Sahabatnya ini titip dibelikan satu kotak susu. Sesampai di rumah sahabatnya, konselor ini langsung buka kulkas dan memasukkan satu kotak susu titipan nya. Kemudian dia duduk di ruang sofa sambil santai bercerita, sementara tuan rumah sibuk ke sana kemari dan sambil membuka pintu kulkas, ia bertanya kepada konselor ini, “<em>Friend, apa sempat beli sekotak  susu titipan ku</em>?”, si konselor ini gangguin sambil berkata, “<em>Wah, Ngga ada tuch. Di toko habis</em>”. Konselor ini terkejut, karena teman nya sedang membuka kulkas dan persis di depan itu 1 kotak susu tapi dia tidak lihat dan setelah mengambil buah dan kemudian menutup pintu kulkas tersebut. Akhirnya diberitahu bahwa sekotak susu itu persis ada di depan nya baru lah mereka semua tertawa atas kejadian ini.</p>

<p>Hari ini Firman Tuhan mengajarkan kepada kita untuk fokus ke Bapa di sorga. Bila kita mau mencari dengan sungguh dan lakukan Firman Tuhan maka kita akan mengalami persekutuan dengan Tuhan. Barangsiapa mau, ia akan tahu bahwa berkat Tuhan sedang menghampirinya. Kiranya Tuhan menyatakan anugerah-Nya kepada kita. Amin.</p>]]></content><author><name>Jeffry Sudirgo</name></author><category term="gaul" /><category term="gereja" /><category term="good-news" /><category term="berkat" /><category term="fokus" /><category term="lihat" /><category term="mata" /><category term="mau" /><category term="susu" /><category term="tau" /><category term="visionsyndrom" /><summary type="html"><![CDATA[BARANGSIAPA MAU, IA AKAN TAHU]]></summary></entry><entry><title type="html">REFLEKSI PASKAH: PERSIAPAN HATI</title><link href="https://jeffrysudirgo.org/2024/03/30/refleksi-paskah-persiapan-hati/" rel="alternate" type="text/html" title="REFLEKSI PASKAH: PERSIAPAN HATI" /><published>2024-03-30T08:27:00+07:00</published><updated>2024-03-30T08:27:00+07:00</updated><id>https://jeffrysudirgo.org/2024/03/30/refleksi-paskah-persiapan-hati</id><content type="html" xml:base="https://jeffrysudirgo.org/2024/03/30/refleksi-paskah-persiapan-hati/"><![CDATA[<p>REFLEKSI PASKAH: PERSIAPAN HATI BUKAN RUTINITAS KEAGAMAAN</p>

<p>(Baca: Yohanes 2:13-25)</p>

<p><em>Kepada pedagang-pedagang merpati Ia berkata: “Ambil semuanya ini dari sini, jangan kamu membuat rumah Bapa-Ku menjadi tempat berjualan.”</em> Yohanes 2:16</p>

<p><a href="http://jeffrysudirgo.org/assets/images/uploads/2011/04/passover.jpg"><img src="http://jeffrysudirgo.org/assets/images/uploads/2011/04/passover-300x230.jpg" alt="" /></a></p>

<p>Dalam kurun waktu sekitar 3,5 tahun pelayanan Yesus Kristus di dunia, Paskah di tahun pertama dilawat-Nya dengan kemarahan.  Mengapa Yesus marah bahkan mengusir orang-orang di sekitar Bait Allah?  Bila kita membaca bagian ini secara sekilas saja, maka kita akan dibingungkan dengan sikap Yesus yang kelihatan aneh.  Seolah-olah Yesus marah dan tidak suka melihat orang beribadah; seolah Yesus tidak setuju dengan usaha orang-orang yang hendak melayani di Bait Allah.</p>

<p>Apakah yang sebenarnya terjadi pada Paskah pertama dari pelayanan Yesus di usia sekitar 30 tahun itu?  <em>Seder</em> atau dikenal dengan tata cara persiapan Paskah sudah berlangsung ribuan tahun sejak jaman Musa.  Orang-orang Israel mempersiapkan dan memaknai Paskah sebagai penebusan, keselamatan dan kemerdekaan dari Tuhan lewat peristiwa darah anak domba yang dikorbankan.  Mereka memperingati ini agar tidak lupa kebaikan Tuhan, tidak lupa untuk mengikut Tuhan dengan komitmen penuh, tidak lupa untuk mengajarkan kepada generasi demi generasi tentang bebasnya Israel dari penjajahan Mesir oleh campur tangan kuat kuasa Tuhan.</p>

<p>Paskah bagi orang-orang Kristen saat ini dimaknai sebagai penebusan Yesus Kristus di atas kayu salib untuk membuka jalan keselamatan dan hidup yang kekal.  Paskah sekaligus menjadi momentum kegenapan dari simbol darah anak domba yang dikorbankan di jaman Musa.  Paskah berasal dari kata <em>pesach</em> yang artinya: di lewati.  Satu kata yang mengacu kepada dilewatkan dari kematian alias tetap hidup karena sudah dibayar lunas oleh pengorbanan Anak Domba Allah (Yesus Kristus).</p>

<p>Anda masih ingat peristiwa Abraham yang hendak mengorbankan anaknya Ishak dan Tuhan menggantinya dengan domba jantan?  Peristiwa ini (Kejadian 22:13) dikenal juga oleh umat Muslim sebagai peristiwa qurban (hari raya Idul Adha).  Sepanjang jaman Perjanjian Lama (termasuk Musa tentunya), korban adalah bagian dari cara yang diperintahkan Tuhan untuk menebus/menghapus dosa.  Namun semua ini adalah simbol dari apa yang dinubuatkan dan dipersiapkan Allah di masa depan.</p>

<p>Dosa manusia tidak mungkin bisa dihapuskan hanya dengan darah hewan yang dikorbankan.  Apalagi keselamatan manusia menuju ke sorga tidak akan pernah mungkin hanya lewat darah binatang maupun usaha manusia (Efesus 2:8-9).  Kesempurnaan dari korban yang menghapus dosa manusia sebenarnya terletak dari Anak Domba Allah yang dikorbankan (Yohanes 1:29; Wahyu 5:12) yakni Yesus Kristus/Isa Almasih/Yesua Ha Mashiach yang ditentukan Tuhan sebagai penggenapan dari semua ritual korban.</p>

<p><a href="http://jeffrysudirgo.org/assets/images/uploads/2011/04/YESUS-mengusir-jualan.jpg"><img src="http://jeffrysudirgo.org/assets/images/uploads/2011/04/YESUS-mengusir-jualan-300x216.jpg" alt="" /></a></p>

<p>Yesus marah kepada orang-orang di Bait Allah pada waktu itu bukan karena Yesus orangnya emosional; tidak suka melihat orang beribadah apalagi orang yang berusaha melayani Tuhan.  Yesus marah bukan karena sebab itu semua.  Yesus marah karena mereka menyelewengkan makna dasar yang benar dari ibadah kepada Tuhan.  Orang-orang yang berjualan pada waktu itu sedang mencari untung dan merugikan orang-orang lain khususnya dari luar Yerusalem dengan menjual barang-barang cacat; domba yang tidak sehat; dan me-_mark up_ dari yang seharusnya.  Terlebih dari itu semua, Yesus marah karena hati mereka tidak tulus mau melayani Tuhan, karena hati mereka tidak menempatkan Tuhan sebagai yang utama tetapi bisnisnya.</p>

<p>Hari raya korban atau Paskah setiap tahun kita peringati sebagai hal yang penting dari penebusan keselamatan dan pengampunan dosa dari Tuhan.  Karena setiap tahun memperingati dan diajarkan oleh agama, kita harus waspada agar tidak jatuh dalam rutinitas keagamaan tanpa melihat Tuhannya.  Yang Tuhan kehendaki di dalam mengenang kebaikan Tuhan adalah hati dan bukan rutinitas agamawi apalagi dengan motivasi supaya kelihatan saleh.  Yesus menegur orang-orang di sana pada saat memasuki hari raya Paskah karena hati mereka kotor dengan dosa, motivasi melakukan ritual keagamaan (<em>seder</em>) tetapi hatinya tidak ter-arah kepada pertobatan dan perubahan hidup.  Yesus menghendaki kemurnian hati yang disimbolkan dengan roti tak beragi (<em>matzah</em>), suatu sikap hati yang mau percaya, menerima pengorbanan Yesus Kristus sebagai Anak Domba Allah dan meresponi hidup yang berkenan kepada-Nya.</p>

<p>Apakah Anda sedang mempersiapkan hari raya korban?  Apakah Anda sedang bersiap-siap untuk mengikuti ibadah Paskah?  Jangan lupa untuk mengambil waktu merenungkan pengorbanan Kristus.  Jangan lupa untuk mengevaluasi hidup kita: Apakah Tuhan berkenan atasnya?  Adakah hal-hal yang perlu kita ubah di dalam Tuhan?  Adakah hal-hal yang mana menuntut pertobatan?  Akhiri dengan komitmen percaya dan berbuat sesuatu untuk Tuhan Yesus Kristus.  Seperti kata Yesus, “Ikutlah Aku!”  </p>]]></content><author><name>Jeffry Sudirgo</name></author><category term="gaul" /><category term="gereja" /><category term="good-news" /><category term="baitallah" /><category term="domba" /><category term="musa" /><category term="paskah" /><category term="pesach" /><category term="seder" /><category term="yerusalem" /><category term="yesus" /><summary type="html"><![CDATA[REFLEKSI PASKAH: PERSIAPAN HATI BUKAN RUTINITAS KEAGAMAAN]]></summary></entry><entry><title type="html">REFLEKSI PASKAH: ARTI IKUT YESUS</title><link href="https://jeffrysudirgo.org/2024/03/26/refleksi-paskah-arti-ikut-yesus/" rel="alternate" type="text/html" title="REFLEKSI PASKAH: ARTI IKUT YESUS" /><published>2024-03-26T22:50:00+07:00</published><updated>2024-03-26T22:50:00+07:00</updated><id>https://jeffrysudirgo.org/2024/03/26/refleksi-paskah-arti-ikut-yesus</id><content type="html" xml:base="https://jeffrysudirgo.org/2024/03/26/refleksi-paskah-arti-ikut-yesus/"><![CDATA[<p>Refleksi Paskah: Arti Ikut Yesus (Baca: <a href="http://alkitab.sabda.org/passage.php?passage=Mat%2026:30-35">Matius 26:30-35,</a><a href="http://alkitab.sabda.org/verse.php?chapter=26&amp;verse=56">56</a><a href="http://alkitab.sabda.org/passage.php?passage=Mat%2026:30-35">)</a></p>

<p><a href="http://jeffrysudirgo.org/assets/images/uploads/2018/03/pesach.jpg"><img src="http://jeffrysudirgo.org/assets/images/uploads/2018/03/pesach-644x362.jpg" alt="pesach" /></a></p>

<p>       Coba tebak gambar berikut di bawah ini: Di mana dan kapan kejadiannya?</p>

<p><a href="http://jeffrysudirgo.org/assets/images/uploads/2018/03/Picture1.jpg"><img src="http://jeffrysudirgo.org/assets/images/uploads/2018/03/Picture1-300x224.jpg" alt="Picture1" /></a></p>

<p>Gambar ini terjadi di Gereja St.Lidwina, Bedog-Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada hari minggu 11 Februari 2018 pada pukul 07.30 pagi. Seorang radikalis menembus masuk gereja dengan membawa sebilah pedang samurai sambil menyebut nama Tuhan namun sekaligus merusak dan melukai orang-orang yang dilihatnya. Empat orang dilarikan ke Rumah Sakit, termasuk pastor Prier (80 tahun) yang sedang melayani misa (Perjamuan Kudus). Kalau seandainya Anda sebagai umat Nasrani ada di sana, apa yang akan Anda lakukan? Bagaimana kita harus bersikap sebagai umat percaya?</p>

<p>       Momen Paskah adalah puncak dari apa yang dikerjakan oleh Yesus Kristus selama hidupnya di dunia. Malam sebelum Yesus disalibkan, disebut malam gelap karena kuasa kegelapan sedang merasuk dan memakai manusia berjubah agama untuk melakukan pengeroyokan, penyiksaan dan pembunuhan. Secara khusus, Yesus menyampaikan kepada Petrus bahwa ia akan menyangkal Yesus sebanyak tiga kali. Pun demikian Yesus menyemangati kalau sudah insaf agar segera bangkit dan tetap jadi saluran berkat (Lukas 22:32). Malam itu para murid kabur meninggalkan Yesus.</p>

<p>       Sikap yang memalukan dan sangat tidak terhormat ini dicatat dengan tujuan bahwa para pembaca melihat yang hebat itu Tuhan bukan tokoh tertentu. Kalau kita memandang manusia, kita bisa kecewa dan berkecil hati tetapi apabila kita memandang Tuhan maka iman kita akan dikuatkan.</p>

<p>       Pastor Prier yang dirawat di Rumah Sakit Panti Rapih sudah pulih dan bangkit. Ia memaafkan pelaku. Ketika ditanya oleh reporter sebuah stasiun televisi, “<em>Mengapa bapak memaafkan</em>?” Dengan tersenyum dan yakin, romo Prier menjawab, “<em>Karena itu ajaran Injil!</em>”. Ya benar, ajaran Alkitab adalah mengampuni orang yang bersalah dan tidak melanjutkan lingkaran setan balas dendam.</p>

<p>       Petrus malam itu merasakan hancur hatinya karena gagal bersikap yang seharusnya. Ia bangkit dan terus melayani Tuhan. 3000 orang percaya, gereja berkembang dan umat-Nya bertumbuh dalam Firman. Itulah arti mengikut Yesus. Hari ini apabila Anda merasa banyak kelemahan, jatuh bangun dan banyak kekurangan maka jangan berkecil hati dan berhenti mengiring Tuhan. Tuhan tahu kelemahan kita dan memanggil kita untuk bertobat dan kembali bangkit menjadi saluran berkat. Selamat Paskah: biarlah kebangkitan Kristus dari kematian menjadi kebangkitan kita mengiring Tuhan sampai akhir. Amin.</p>

<p>KALAU KITA MEMANDANG MANUSIA, KITA BISA KECEWA NAMUN BILA KITA MEMANDANG TUHAN MAKA IMAN KITA AKAN DIKUATKAN</p>]]></content><author><name>Jeffry Sudirgo</name></author><category term="family" /><category term="gaul" /><category term="gereja" /><category term="good-news" /><category term="special" /><category term="ampun" /><category term="ayam" /><category term="bangkit" /><category term="bedog" /><category term="berkat" /><category term="hati" /><category term="ikutkristus" /><category term="ikuttuhan" /><category term="ikutyesus" /><category term="jogja" /><category term="kabur" /><category term="lidwina" /><category term="lukas22" /><category term="matius26" /><category term="memaafkan" /><category term="misa" /><category term="paskah" /><category term="pengampunan" /><category term="perjamuan" /><category term="pesach" /><category term="petrus" /><category term="prier" /><category term="radikalis" /><category term="salib" /><category term="sangkal" /><category term="gereja" /><summary type="html"><![CDATA[Refleksi Paskah: Arti Ikut Yesus (Baca: Matius 26:30-35,56)]]></summary></entry><entry><title type="html">SKANDAL PENISTAAN AGAMA</title><link href="https://jeffrysudirgo.org/2024/03/22/skandal-penistaan-agama/" rel="alternate" type="text/html" title="SKANDAL PENISTAAN AGAMA" /><published>2024-03-22T07:37:00+07:00</published><updated>2024-03-22T07:37:00+07:00</updated><id>https://jeffrysudirgo.org/2024/03/22/skandal-penistaan-agama</id><content type="html" xml:base="https://jeffrysudirgo.org/2024/03/22/skandal-penistaan-agama/"><![CDATA[<p>SKANDAL PENISTAAN AGAMA</p>

<p>(Baca: <a href="https://alkitab.sabda.org/verse.php?book=43&amp;chapter=19&amp;verse=7#:~:text=Jawab%20orang%2Dorang%20Yahudi%20itu,diri%2DNya%20sebagai%20Anak%20Allah.&amp;text=%22,-AYT%20(2018)&amp;text=Orang%2Dorang%20Yahudi%20itu%20menjawab,%2DNya%20adalah%20Anak%20Allah.%E2%80%9D">Yohanes 19:7</a>)</p>

<p>  <a href="/assets/images/uploads/2020/06/20200617_095548_0000.png"><img src="/assets/images/uploads/2020/06/20200617_095548_0000-644x644.png" alt="" /></a></p>

<p>       Skandal penistaan agama bukan barang baru dalam sejarah. Pernah terjadi di jaman Yesus hidup kisaran tahun 33 Masehi dimana Imam Besar Yusuf Kayafas dan kelompoknya yang menuduh Yesus menista agama Yahudi dan disalibkan di bawah pemerintahan gubernur Pontius Pilatus wilayah Yudea.</p>

<p>       Ada beberapa kejanggalan dalam konteks pengadilan agama memutuskan Yesus dihukum mati. Pertama adalah dilakukan pada malam sebelum memasuki hari raya terbesar agama Yahudi, Paskah. Biasanya di waktu tersebut setiap keluarga terkhusus diharapkan keluarga Imam Besar menjadi teladan  berada di rumah, introspeksi diri dan keluarga sambil mempersiapkan Paskah yakni Tuhan membebaskan umat Israel dari penjajahan Mesir.</p>

<p>       Kedua, pengadilan agama biasa dilakukan di Lishkat La Gazit dan bukannya di rumah pribadi Imam Besar (<a href="https://alkitab.sabda.org/passage.php?passage=lukas%2022:54-62*#:~:text=Lukas%2022%3A54%2D62&amp;text=22%3A54%20Lalu%20Yesus%20ditangkap,api%20dan%20mereka%20duduk%20mengelilinginya.">Lukas 22:54</a>). Kenapa? Agar manuver politik berjalan lancar tanpa pihak-pihak yang tidak setuju seperti Nikodemus dan Yusuf dari Arimatea.</p>

<p>       Ketiga, pengambilan keputusan tingkat atas harus lewat kuorum 72 orang anggota Sanhedrin. Apakah memungkinkan memanggil 72 orang tengah malam mendekati hari raya terbesar? Kayafas melakukan manuver terakhir dengan mendesak pemerintah di bawah Pilatus agar Yesus dihukum mati. Pilatus mulai menjabat gubernur di Yudea (26-36 Masehi) pada saat Kayafas sudah 12 tahun menjadi Imam Besar. Kayafas tentu saja memegang pengaruh massa yang besar. Itulah sebabnya Pilatus cuci tangan dan ikut skandal penyaliban Yesus atas tuduhan penistaan agama Yahudi.</p>

<p>       Iri, benci dan dengki para tokoh agama yang kemudian melahirkan rencana untuk membunuh Yesus dengan alasan yang kelihatan rohani (<a href="https://alkitab.sabda.org/passage.php?passage=Mat%2026:3-4&amp;tab=text">Matius 26:3,4</a>; <a href="https://alkitab.sabda.org/passage.php?passage=Mrk%2014:1-2#:~:text=Markus%2014%3A1%2D2&amp;text=14%3A1%20Hari%20raya%20Paskah,timbul%20keributan%20di%20antara%20rakyat.%22">Markus 14:1-2</a>; <a href="https://www.sabda.org/sabdaweb/bible/chapter/?b=42&amp;c=22">Lukas 22:2</a>; <a href="https://alkitab.sabda.org/verse.php?book=yohanes&amp;chapter=11&amp;verse=50#:~:text=dan%20kamu%20tidak%20insaf%2C%20bahwa,seluruh%20bangsa%20kita%20ini%20binasa.">Yohanes 11:50</a>). Bagaimana akhir hidup Kayafas? Saya belum dapat data jelas selain ditemukan kuburannya. Namun sejarah mencatat tidak lama setelah Pontius Pilatus dicopot, Kayafas juga <a href="https://books.google.co.id/books?id=09ln-lf0JYgC&amp;pg=PA11&amp;lpg=PA11&amp;dq=caiaphas+joseph+after+pilatus+pontius&amp;source=bl&amp;ots=QeWETGWedu&amp;sig=ACfU3U3CuDm426iW5n9ALmpAMzhcryM2DQ&amp;hl=id&amp;sa=X&amp;ved=2ahUKEwizjanM4IfqAhXTXisKHckTA3oQ6AEwAnoECAcQAQ#v=onepage&amp;q=caiaphas%20joseph%20after%20pilatus%20pontius&amp;f=false">dicopot dari jabatan Imam</a>.</p>

<p><a href="/assets/images/uploads/2020/06/caiphas-tomb.jpg"><img src="/assets/images/uploads/2020/06/caiphas-tomb.jpg" alt="" /></a></p>

<p>       Jabatan agama tidak membuat orang jadi suci. Tahu banyak tentang Kitab Suci tidak berarti hidupnya benar. Mari kita belajar semakin dipercayakan Tuhan jabatan, harta, kekuasaan, pengaruh untuk menggunakan dengan benar bukan memanfaatkan karena ego dan nafsu. Hanya Tuhan yang tahu. Kiranya Tuhan menolong setiap kita hidup menjalankan amanah Nya dengan benar. Amin.</p>

<p>   </p>

<p>PERGILAH, JADIKANLAH SEMUA BANGSA MURIDKU DAN BAPTISLAH MEREKA DALAM NAMA BAPA DAN ANAK DAN ROH KUDUS, DAN AJARKAN MEREKA MELAKUKAN SEGALA SESUATU YANG TELAH KUPERINTAHKAN KEPADAMU. KETAHUILAH, AKU MENYERTAI KAMU SENANTIASA SAMPAI KEPADA AKHIR ZAMAN.</p>

<p> </p>]]></content><author><name>Jeffry Sudirgo</name></author><category term="family" /><category term="gaul" /><category term="gereja" /><category term="good-news" /><category term="ego" /><category term="egois" /><category term="farisi" /><category term="fitnah" /><category term="hanas" /><category term="harta" /><category term="imam" /><category term="jabatan" /><category term="karier" /><category term="massa" /><category term="merdeka" /><category term="misi" /><category term="nafsu" /><category term="paskah" /><category term="pengadilan" /><category term="pengadilanagama" /><category term="pengaruh" /><category term="penistaanagama" /><category term="pontiuspilatus-amanah" /><category term="salib" /><category term="sanhedrin-mesir" /><category term="skandal" /><category term="yahudi" /><category term="yusufkayafas" /><summary type="html"><![CDATA[SKANDAL PENISTAAN AGAMA]]></summary></entry></feed>