CITA CITA JADI PRT

karier

CITA CITA JADI PEMBANTU RUMAH TANGGA?

(II Raja-raja 5:1-14)

norland-college-nany

 

       Anda bercita-cita jadi PRT (Pembantu Rumah Tangga)? Bagi sebagian orang, karier ini dipandang sebelah mata atau bahkan jalan terakhir apabila perekonomian kepepet. Tidak halnya dengan Nicola Light yang punya cita-cita sejak kecil untuk menjadi PRT. Berbekal sekolah di Norland College, Inggris  selama 3 tahun dan menghabiskan sekitar Rp.750 juta, para pelajar calon diploma ini dilatih secara spesial. 

       Ia bukan saja dilatih mengasuh dan membesarkan anak, bersih-bersih rumah, mencuci, memasak dengan nutrisi “home made” yang sehat, tetapi juga bagaimana melindungi anak, bela diri bahkan seni menghadapi papparazi yang khusus dilatih oleh mantan intelijen militer. Dengan pendidikan yang mumpuni tersebut tidak heran banyak orang elit, termasuk keluarga kerajaan Inggris merekrut lulusan ini.

       Di Alkitab, tercatat ada seorang PRT yang bekerja di keluarga panglima jenderal kerajaan Aram. Gadis muda ini percaya Tuhan bahkan kehidupan iman percayanya membuat seisi keluarga  mempercayai Tuhan. Meskipun mulanya ia tidak berharap akan menjadi PRT di keluarga Naaman ini, namun tradisi dan kebanggaan akan Tuhan-nya membuatnya melayani dengan baik walau di perantauan. Ia menjadi saluran berkat Tuhan.

       Jenderal Naaman disembuhkan setelah mandi di sungai Jordan. Ia percaya bukan saja apa kata Elisa, namun ia mempercayai Tuhan-nya Elisa yang hidup dan berkuasa. Iman percaya Naaman berawal dari kabar baik yang disampaikan anak perempuan Yahudi ini. Ketika Kabar Baik bersatu dengan iman pendengar, maka kemuliaan Tuhan memberkati orang percaya tersebut.

       Setiap karier yang dikerjakan dengan sepenuh hati, kerja keras dan sesuai bakatnya akan menghasilkan masa depan yang cerah apabila di letakkan di bawah tangan kemuliaan Tuhan. Mungkin Anda bukan PRT. Mungkin Anda tidak melayani kaum elit. Bisa jadi Anda adalah orang biasa saja, namun kehidupan yang diabdikan dalam tangan Tuhan dapat menghasilkan hal yang luar biasa! Apapun karier Anda, tidak ada satupun yang hina apabila dilakukan di dalam kebenaran Tuhan. Bahkan menjadi PRT pun adalah hal yang patut dihargai dan dibanggakan.  

APAPUN KARIER ANDA, TIDAK ADA SATUPUN YANG HINA APABILA DILAKUKAN DI DALAM KEBENARAN TUHAN

karier

PRIVILEGE

Privilige

PRIVILEGE

(Baca: II Raja-raja 2:1-18)

Privilige

       Apa yang ada dalam benak Anda mendengar kata “privilige”? Kalau saya langsung teringat Airport Lounge Club. Tidak semua orang memiliki akses ke ruangan ini kecuali orang tersebut adalah member dan sedang akan terbang ke suatu tempat.

       Kata “privilige” dalam kamus  Meriam Webster didefinisikan sebagai keuntungan atau hak atau kesempatan khusus yang diberikan kepada orang tertentu dan tidak kepada orang lain dalam sebuah komunitas. Status inilah yang diberikan oleh Tuhan kepada Elia dan Elisa, yakni sebuah privilege dari Tuhan kepada umat tertentu yang dipilih-Nya.

       Tidak semua orang dapat masuk ke surga, tetapi hanya sejumlah orang tertentu atas anugerah-Nya. Tidak semua orang dapat menikmati naik ke surga tanpa kematian (Alkitab mencatat 2 orang yakni Henokh dan Elia). Tidak semua orang mendapat kesempatan melihat Elia naik ke surga kecuali Elisa yang memang dipilih dan dipersiapkan Tuhan.

       Kalau Tuhan memilih umat-Nya, maka pilihan-nya tidak setengah hati alias sepenuhnya. Tuhan yang memilih adalah Tuhan yang memanggil dan memperlengkapi hamba-hamba-Nya. Pertanyaannya sekarang adalah Apakah kita sebagai orang percaya mengikut Tuhan setengah-setengah atau sepenuh hati? Pengikut Tuhan yang ambil bagian dalam pelayanan atau penonton yang terlambat bereaksi?

       Ketika Elia dipanggil Tuhan untuk melayani, ia mengikut sepenuh hati dan kemuliaan Tuhan dinyatakan. Ketika Elisa dipanggil dalam pelayanan, ia langsung merespon dengan totalitas dan kemuliaan Tuhan dinyatakan. 50 orang yang mengaku rohaniwan, pandai bicara dan mengerti banyak tentang Teologi namun hanya menjadi penonton dari kejauhan ketika Tuhan beperkara dalam hidup Elia dan Elisa. Mereka telat berespon dan tidak melihat jejak apapun dari kenaikan Elia ke surga. Sementara itu Elisa berkeputusan tidak akan meninggalkan Elia sebentar saja menjelang masa kenaikan ke surga.

       Seandainya sekarang Tuhan berkata, “Mintalah sesuatu!”, Kalau Elisa tentu menjawab jadikan saya rohaniwan seperti Elia. Kalau Anda? Apa respon Anda? Mari kita gunakan privilige dari Tuhan dengan baik, ketika kita bisa percaya, mengikut dan melayani Tuhan. Amin.

elia naik ke sorga

ADALAH PRIVILEGE APABILA KITA DAPAT MENGIKUT DAN MELAYANI TUHAN DALAM HIDUP INI

TUHAN PUNYA CARA

Tuhan punya cara

TUHAN PUNYA CARA

(Baca: 2 Raja-raja 3:1-27, Mazmur 23:5)

Tuhan punya cara

       Pada umumnya kita ingin selalu dapat kabar baik dan hidup lancar, namun kenyataannya tidak setiap hari hidup berjalan lancar. Apa yang kita rencanakan dengan matang sekalipun tidak berarti pasti berhasil. Ada kalanya semua perencanaan gagal total dan membuat suasana hati dan keadaan menjadi buruk.

       Inilah yang dialami oleh Yosafat (raja Yehuda), Yoram (raja Israel) dan raja Edom. Mereka mempersiapkan dengan matang peperangan terhadap Moab, namun perjalanan yang seharusnya ditempuh sekitar 2-3 hari menjadi lebih 7 hari dan belum juga tiba di wilayah Moab. Seluruh rombongan kehausan, kekurangan logistik dan mental pasukan dalam keadaan sangat buruk hingga mulai meragukan para pemimpinnya.

       Di sinilah Yosafat ingat Tuhan dan mengajak para raja mencari Tuhan. Elisa menubuatkan datangnya air berlimpah dengan cara Tuhan yang melampaui pikiran. Wilayah Edom ke atas itu padang gurun. Wilayah Moab khususnya di sekitaran Madaba dikelilingi pegunungan dengan kontur medan yang sukar dan gersang. Hingga sekarang wilayah yang dulu disebut Edom dan Moab atau kini disebut Jordania dikenal kekurangan air.

       Singkat cerita, Tuhan datangkan banjir air yang menyegarkan pasukan Yosafat dan koleganya,  Tuhan memberikan kemenangan dahsyat kepada mereka.

       Ingatlah, Tuhan sanggup mendatangkan banjir berkat bahkan ketika kita semua berpikir yang ada hanya kekeringan dan kesulitan hidup. Mari cari Tuhan sekarang juga! Pililah jalan yang benar dan lurus. Tuhan punya cara untuk beperkara dalam hidup kita. Amin.

TUHAN PUNYA CARA UNTUK BEPEKARA DALAM HIDUP KITA, CARI DAN ANDALKAN TUHAN DENGAN CARA-NYA.

TETAP LAKUKAN

keep

TETAP LAKUKAN

(Baca:II Raja-raja 4:8-37 )

keep

       Pernahkah Anda berdoa, tetapi jawaban tidak kunjung datang? Pergumulan begitu sulit, air mata serasa kering dan lelah tak terperihkan. Inilah perjalanan hidup orang percaya wanita Sunem. Ia dan suaminya percaya dan mengasihi Tuhan. Tuhan memberikan kekayaan berlimpah atas usahanya. Besar kemungkinan ia rajin memberikan persembahan untuk pekerjaan Tuhan.

       Alkitab mencatat ia membangun kamar khusus lengkap dengan fasilitas dasar untuk ditinggali oleh hamba Tuhan Elisa setiap kali singgah dalam perjalanan pelayanan. Wanita Sunem ini tidak suka minta-minta dan belajar mencukupkan diri. Ketika Elisa tau bahwa keluarga cinta Tuhan ini belum punya anak, maka ia mendoakan. Tahun depannya seorang anak lahir dari wanita Sunem ini, waktu terus berjalan hingga anak ini besar.

       Di kemudian hari anak wanita Sunem ini sakit mendadak dan meninggal. Wanita Sunem yang sangat sedih ini sempat berpikir bahwa Tuhan memberinya janji kosong. Ia terus berusaha dengan segala cara hingga cerita Elisa dipakai Tuhan membangkitkan anak wanita Sunem dari kematian. Apa yang dialami wanita Sunem adalah kasus khusus dan tidak berlaku bagi semua orang. Kendati demikian ada prinsip kebenaran penting yang berlaku universal bagi kita semua: Tetap berusaha, Tetap berjalan, Tetap Berdoa.

       Ada kalanya hidup terjadi tidak seperti yang kita harapkan. Tuhan punya cara yang misterius baik bagi wanita Sunem maupun bagi hamba Tuhan Elisa sendiri. Elisa sudah mengutus bujangnya, sudah memberikan tongkatnya yang ajaib, bahkan datang langsung ke rumah anak yang meninggal itu. Wanita Sunem ini ijin suaminya untuk menemui Elisa, tetap bersikeras minta Elisa datang dan tetap berharap Tuhan menolong. Inti dari apa yang dinyatakan Alkitab bagian ini bukan sekedar mati dan hidup kembali, tetapi orang percaya melakukan bagiannya: berdoa, berusaha dan tetap menjalani hidup. Tuhan melakukan bagian-Nya: sakit sembuh dan mati dibangkitkan. Amin.

KEEP PRAYING, KEEP TRYING, KEEP GOING

tepat janji