MIMPI BURUK?

MIMPI BURUK

(Baca: Daniel 2:1-49)

       Tahun 2014, Genevieve Robert dan Antonio Zadra dari Universite de Montreal mengadakan penelitian terhadap hampir 100.000 mimpi dengan 253 kategori mimpi mengerikan dan 431 mimpi buruk terhadap 572 responden. Penelitian ini tidak memberikan jawaban mengapa orang bermimpi buruk/mengerikan tetapi menggaris bawahi bahwa mimpi buruk/mengerikan tidak selalu dipicu faktor takut kendati demikian kerap menghasilkan perasaan sedih; bingung; merasa bersalah dst.

       Pernakah Anda mimpi mengerikan sehingga terbangun dan gunda gulana? Itulah yang dialami oleh Raja Nebukadnezar. Seorang raja yang mencapai puncak kejayaan dengan bergelimang keberhasilan, namun sejak hari itu hidupnya gelisah karena mimpi aneh dan mengerikan. Alkitab memaparkan dengan jelas kegalauan raja Nebukadnezar dalam mimpi buruknya tentang masa depan yang disingkapkan oleh Tuhan. Daniel lah yang mendapat anugerah Tuhan untuk menjelaskan detil dan arti mimpi.

       Mimpi secara neurologis muncul dalam waktu tidur nyenyak (REM) dan bisa berlangsung 4-5 kali kejadian mimpi di bawah alam sadar. Sampai detik ini mimpi masih menjadi misteri antara psikis seseorang dan kaitannya dengan apa yang hendak disampaikan oleh Pencipta lewat peristiwa natural yang disebut mimpi. Interaksi Nebukadnezar dan Daniel perihal mimpi menggaris bawahi beberapa  realitas. Pertama, manusia tidak mengenal dirinya secara utuh dan hanya Tuhan lah yang mengenal jauh lebih dalam isi hati manusia lebih dari pribadi itu sendiri. Kedua, mimpi dapat dijadikan medium oleh Tuhan untuk memberikan anugerah spesial kepada seseorang tentang masa depan. Ketiga, kisah nyata mimpi Nebukadnezar tentang masa depan yang akan terjadi adalah peneguhan bahwa hanya Tuhan yang mengetahui masa depan.

       Hari ini banyak orang kuatir, takut, gelisah dan mengalami berbagai macam masalah psikis karenan tekanan hidup. Masalah boleh banyak, pergumulan boleh berat, bahkan hidup boleh tidak menentu, namun kekuatan dan pertolongan datang dari Tuhan yang menguasai kehidupan manusia secara utuh. Jikalau Anda cemas dan gelisah karena mimpi buruk; berdoalah dan minta anugerah Tuhan memberikan hikmat pertolonganNya. Tuhan yang sanggup menolong Nebukadnezar dan Daniel serta para penasihat kerajaan adalah Tuhan yang sama yang sanggup menolong Anda dan saya. Anda kuatir? Mari datang kepada Yesus Kristus, Sang Jalan, Kebenaran dan Hidup. Amin.

SERAHKANLAH SEGALA KEKUATIRANMU KEPADA-NYA, SEBAB IA YANG MEMELIHARA KAMU (1 Petrus 5:7)

PENTINGNYA PERAN AYAH

PENTINGNYA PERAN AYAH TERHADAP ANAK

(Baca: Kolose 3:21)

ayah

       Tahukah Anda bahwa figur ayah memiliki peran penting dalam perkembangan anak? Vaheshta Sethna dkk dalam penelitian berjudul, Father-Child Interactions at 3 Months and 24 Months: Contributions to Children’s Cognitive Development at 24 Months yang diterbitkan oleh Jurnal Infant Mental Health Journal, April 2017 (http://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/imhj.21642/full#imhj21642-sec-0160) menyimpulkan peran aktif ayah di usia 3 bulan dan kemudian 24 akan berpengaruh besar pada perkembangan kognitif anak.

       Demikian pula dengan hasil penelitian Rohner dan Khaleque, Transnational Relations Between Perceived Parental Acceptance and Personality Dispositions of Children and Adults: A Meta-Analitic Review, yang diterbikan oleh jurnal Personality and Social Psychology Review (September 2011) dengan impact factor 9; menyimpulkan hal penting bahwa penerimaan kasih sayang ayah terhadap anak akan berpengaruh besar terhadap perkembangan kepribadian anak tersebut. Ayah yang menerima anak dengan kasih sayang yang baik akan menghasilkan rasa aman dan rasa percaya diri; sementara anak yang ditolak ayahnya cenderung akan menghasilkan anak yang cemas dan rasa tidak aman. Anak yang ditolak ayahnya akan juga cenderung bersikap bermusuhan dan agresif terhadap orang lain.

       Dampak inilah yang terjadi kepada Ismael anak Abraham dari Hagar (Kejadian 21:14, 16:12). Ismael merasakan kepahitan ditolak dan diusir oleh ayahnya. Tidaklah heran di kemudian hari, ia menjadi pribadi yang agresif yang berakar dari rasa tidak aman. Alkitab mencatat Tuhan mengasihi Hagar dan Ismael.

       Semakin saya belajar banyak tentang psikologi perkembangan dan hasil penelitian dari berbagai jurnal; semakin saya menyadari banyak kekurangan sebagai ayah di masa lalu dan masih banyak yang perlu dipelajari untuk menjadi ayah yang baik. Bersyukur kita punya Tuhan yang begitu mengasihi diri kita dan anak-anak kita.

       Hari ini selagi ada kesempatan, siapapun Anda-baik yang baru menjadi Ayah atau pun sudah memiliki cucu-mari kita sebagai orang tua mendidik anak-anak kita di dalam kasih Tuhan. Disiplin adalah hal yang sangat penting, namun lebih penting dari itu semua adalah kasih dan penerimaan yang bersumber dari Tuhan. Kiranya Tuhan menolong kita dan memampukan kita membentuk generasi muda yang sehat, berhikmat dan takut akan Tuhan. Amin.

BELAJAR MEMPERCAYAI AGENDA TUHAN

BELAJAR MEMPERCAYAI AGENDA TUHAN

(Amsal 3:5)

hidup

 

       Seorang bapak datang kepada saya untuk konsultasi. Ia begitu cemas dengan masalah kesehatannya dan mulai tergoda untuk mendatangi dukun modern. Disebut dukun modern karena meskipun mengaku sebagai dokter tetapi ketika operasi sekali usap penyakit dan darah bekas operasi  hilang sekejap. “Bolehkah saya  ke sana? Saya tetap percaya Tuhan.

       Tidak jauh dari peristiwa itu, seorang ibu kuatir karena gwamia bahwa suaminya akan meninggal dalam beberapa tahun. Suaminya begitu percaya ramalan tersebut dan mempersiapkan segala sesuatunya termasuk surat wasiat. “Bagaimana sikap saya?

       Kitab Amsal sungguh memberikan arahan dan bimbingan mengenai hidup di dalam Tuhan. Kata “percaya” yang dipakai dalam ayat ini bukan sekedar persetujuan atau pengakuan bahwa Tuhan ada, tetapi lebih kepada penyerahan total dan kemauan sepenuh hati mengikut Tuhan ketimbang mengandalkan pikiran diri sendiri.

       Adalah mudah bagi kita untuk membuat segala sesuatu “rasional” dengan mencari jalur alternatif. Itulah kecenderungan manusia mandiri di era modern. Dalam hidup ini ada banyak  hal yang melampaui pengertian kita. Di saat seperti itu iman dan rasio bukan bertentangan tetapi justru bekerja sama melampaui akal untuk mencapai kebenaran Firman Tuhan.

       Bagi kita yang tidak bergumul dalam masalah di atas adalah sangat mudah mengatakan,”Jangan ke dukun atau jangan percaya ramalan”.  Saya lebih memilih mengatakan, Tuhan mengerti. Tuhan peduli. Hidup mati manusia ada di tangan Tuhan. Mari andalkan cara Tuhan. Ubah energi negatif kepada energi positif. Dari pada tenaga habis untuk pikiran negatif, cemas, kuatir lebih baik menghabiskan pikiran, tenaga untuk mengasihi orang-orang di sekitar kita. Apabila kita mendengarkan dan mengikuti Firman Tuhan, maka IA sanggup menjaga hidup kita pada trek yang seharusnya. Oh ya, Puji Tuhan! Akhirnya bapak tersebut tidak jadi ke dukun. Demikian dengan ibu tersebut dikuatkan oleh Firman Tuhan untuk menkonversi dari energi negatif ke positif.

KETIKA KITA BELAJAR MENGHORMATI TUHAN, IA SANGGUP MENUNTUN DI JALAN KEHIDUPAN

PENJAGA MERCUSUAR

PENJAGA MERCUSUAR

(Baca: Matius 26:41)

mercu

 

 

       Apakah Anda pernah melihat pemandangan dari menara mercusuar? Saya pernah! Setelah menaiki tangga putar sempit puluhan meter, akhirnya kami tiba di atas menara mercusuar. Tepat di tengah menara terdapat lampu siar yang menyala di malam hari guna keperluan navigasi. Dari menara ini dapat terlihat lautan membentang luas dan rumah-rumah penduduk sekitar.

       Petugas mercusuar berjaga hampir di setiap waktu agar tidak terjadi kecelakaan pada kapal yang berlayar. Tidak peduli seberapa besar ukuran kapal atau pun seberapa lengkap persenjataan yang dimiliki oleh benda terapung tersebut, apabila berbenturan dengan pulau kecil atau kandas maka banyak nyawa menjadi taruhannya.

       Kehidupan manusia dapat diumpamakan dengan penjaga mercusuar. Kaki tangan, mata dan mulut adalah penting, namun pelita hati adalah pusat segalanya. Dari dalam hati lah terpancar kehidupan. Tidak peduli seberapa besar kepandaian, kedudukan bahkan kekayaan seseorang, apabila hatinya gelap maka musibah sedang mengintip hidupnya.

       Berjaga-jaga dan berdoa, adalah pesan penting Yesus Kristus kepada para murid di taman Getsemani malam itu. Ini bukan perihal tidak boleh tidur. Ini bukan tentang menjadi manusia yang selalu cemas dan kuatir. Ini adalah menjaga mata hati terkhusus di situasi malam gelap kehidupan yang liar. Berjaga dan berdoa adalah kemauan mengandalkan Tuhan untuk menerangi jalan kehidupan. Berjaga dan berdoa adalah kesadaran bahwa kita ini lemah dan butuh Tuhan.

       Angin di menara mercusuar kian kencang, pikir saya, “Wah, kalau sejam lagi diterpa angin seperti ini maka nanti malam bisa kerokan! Turun dulu Ah! Seruput teh hangat sambil merenungkan Firman Tuhan.

BERJAGA-JAGALAH DAN BERDOALAH, SUPAYA KAMU JANGAN JATUH KE DALAM PENCOBAAN: ROH MEMANG PENURUT, TETAPI DAGING LEMAH.