KOMUNIKASI DALAM TIM WORK DARI PERSPEKTIF ROHANI

Teamwork

KOMUNIKASI DALAM TIM WORK DARI PERSPEKTIF ROHANI
(Baca: Kejadian 11:1-10)
Pernakah Anda melihat atau mengalami konflik di dalam sebuah kelompok? Konflik kerap kali terjadi di berbagai tataran kelompok yang terdiri dari berbagai macam individu.  Ada kalanya karena hal-hal sepele kedua belah pihak yang bertikai mengambil keputusan untuk berpisah.  Di kelompok rumah tangga, ada banyak kasus di mana suami cerai dengan istri karena konflik pelik yang berkepanjangan.  Di partai politik, konflik antar kubu tokoh tertentu dapat memisahkan diri dan mendirikan partai baru.  Di pelayanan, konflik yang tajam dapat berakhir dengan perpecahan atau perpisahan.  Konflik terjadi di mana-mana dengan alasannya masing-masing.
Alkitab banyak mencatat konflik antar manusia, mulai dari Kain dan Habel, Abraham dan Lot, Yusuf dan saudara-saudaranya, Saul dengan Daud, Rehabeam dan Yerobeam, para nabi dengan para raja Israel, Paulus dengan Barnabas, bahkan Yesus pun konflik dengan para Imam dan ahli Taurat.  Konflik dalam Alkitab adalah hal yang wajar terjadi karena perbedaan dalam diri setiap orang.  Konflik bisa jadi karena Tuhan menghendaki, bisa jadi karena tidak sesuai dengan kehendak Tuhan, bisa jadi karena perbedaan visi dalam pelayanan, dsb.  Konflik adalah bagian dari kehidupan manusia termasuk anak-anak Tuhan yang berusaha hidup berkenan kepada-Nya.
Peristiwa di Babel adalah tentang konflik antar manusia karena kegagalan komunikasi.  Kalau di mata pelajaran komunikasi, konflik cenderung dilihat sebagai perlunya skillatau keahlian dalam berkomunikasi yang perlu dikembangkan dan dipelajari, namun sudut pandang Alkitab memperlihatkan lebih luas dari sekedar komunikasi dua pihak.  Konflik di dalam perspektif rohani cenderung mengarah kepada masalah motivasi hati dan campur tangan Tuhan.
Peristiwa di Babel adalah rangkaian dari perjalanan hidup manusia yang tengah berkomunikasi tanpa melibatkan Tuhan dan tidak melihat dengan serius motivasi hati di balik semua tujuan dan rencana pekerjaan mereka.  Manusia di jaman Babel berintensi menyombongkan diri dibalik pembuatan menara Babel (ay.3).  Tujuan mereka membangun menara Babel adalah untuk arogansi manusia bukan kemuliaan Tuhan.  Motivasi mereka membangun menara Babel adalah ambisi bawa mereka sendiri bisa tanpa Tuhan.
Peristiwa di Babel menyertakan pernyataan Allah atas niat manusia dalam membangun menara.  Tuhan melihat manusia yang berpikir bisa berbuat segala sesuatu.  Kejadian 10:6 dalam versi King James tertulis bahwa manusia berpikir rencananya tidak ada yang menghalangi.  Padahal yang empunya sejarah dan masa depan, yang mengatur siklus alam dan bekerja di balik yang tidak kelihatan adalah Tuhan.
Komunikasi dalam Tim Work adalah anugerah Tuhan oleh sebab itu kita perlu melihat motivasi terdalam dari tindakan dan tujuan kita.  Seseorang boleh berencana, tetapi keberhasilan di tangan Tuhan.  Dari perspektif Alkitab inilah kita mengetahui bahwa kalau sebuah tim bisa berkomunikasi dengan baik, maka itu adalah pemberian Tuhan yang patut disyukuri dan digunakan dengan bertanggung jawab. 
Komunikasi dalam Tim Work adalah anugerah Tuhan, oleh sebab itu kita perlu menyamakan langkah sederap dengan kehendak Tuhan.  Kehendak manusia di jaman Babel adalah membangun menara dan bersatu di dalam kota metropolitan yang besar dan padat.  Kehendak Tuhan bagi manusia di waktu itu adalah menyebar dan memenuhi bumi seperti yang diamanahkan Tuhan kepada Adam (Kejadian 1:28).  Apa yang dikerjakan manusia selayaknyalah sesuai dengan tujuan manusia diciptakan oleh Tuhan.  Tuhan menciptakan manusia agar menggenapi rencana Allah bukan hidup semau-maunya dan sembarangan.
Apakah Anda ingin komunikasi dalam Tim Work dipimpin oleh Tuhan?  Apakah Anda ingin dalam Tim Work diberkati dan dibuat Tuhan berhasil?  Bila jawaban ya, maka kita perlu melihat motivasi dan tujuan kita pribadi.  Apakah ada ambisi yang salah dan tidak berkenan di hati Tuhan?  Kita perlu bertanya: Apakah yang menjadi kehendak Tuhan atas apa yang tengah kami kerjakan?  Barulah dari sana kita perlu juga diperlengkapi dengan anugerah umum, yakni belajar keahlian komunikasi yang baik.  Kiranya Tuhan menolong Anda didalam menggenapi tujuan hidup Anda bagi Allah.  Amin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *