BLACK DOG

BLACK DOG

(Baca: Mazmur 42:6)

black-dog

 

       Anda pernah mengalami black dog? Apa itu? Ini bukan tentang memiliki Anjing berwarna hitam tetapi istilah yang dipakai untuk orang yang menderita depresi. Inilah kondisi yang dapat dialami oleh setiap orang tanpa memandang umur, jenis kelamin, pendidikan bahkan status kedudukan di masyarakat. Seorang yang terkena black dog maka hidupnya tidak berfungsi sebagaimana seharusnya.

       Orang yang disebut depresi menurut  Diagnostic and Statistic Manual of Mental Disorder (DSM) V adalah apabila mengalami ciri-ciri berikut: merasa diri sedih, kosong, tak berpengharapan secara terus menerus lebih dari dua minggu termasuk di dalamnya: berat badan turun secara drastis; sulit tidur atau kebanyakan tidur hampir setiap hari; merasa diri tidak berharga; sangat kelelahan tanpa sebab; sulit konsentrasi; pikiran ingin mati atau bunuh diri.

       Setidaknya ada sejumlah nama dalam Alkitab yang dapat dikategorikan pernah mengalami depresi seperti Elia, Yunus, Saul bahkan Daud. Mereka ini adalah orang-orang yang hebat, kerohanian yang sangat baik, dan mengasihi Tuhan namun tidak berarti kebal terhadap depresi yang dipicu dari tekanan dan kesulitan hidup. Mazmur 42:6 dengan sederhana menyingkapkan pemulihan depresi di dalam Tuhan.

       Pemulihan depresi butuh waktu dan bukan dalam sekejap langsung sembuh. Orang yang depresi harus tetap dipenuhi asupan kebutuhan jasmani yang sehat termasuk olah raga. Hindari rasa sepi dengan pikiran negatif; berada di tengah-tengah orang yang mengasihi dan menerimanya apa adanya mempengaruhi penyembuhan depresi. Gunakan waktu meditasi (memuji Tuhan, mendengarkan/ membaca janji-janji Tuhan dalam Alkitab; berdoa dan mengucap syukur).

       Alih-alih menyangkali keadaannya justru kunci penyembuhan orang yang depresi dimulai dari menerima dan mengakui keadaan diri dan mulai mencari pertolongan (konselor profesional, psikiater, dst). Ingat depresi bisa disembuhkan dan dapat dilalui.

       Lewat depresi manusia akan diingatkan bahwa ia butuh Tuhan, butuh sesama dan butuh mengevaluasi kembali hidupnya. Bisa jadi kehidupan yang super sibuk dan jauh dari Tuhan membuat jiwa kita gundah gulana dan tertekan sampai kita kembali dalam persekutuan yang hidup dengan Tuhan.

LEWAT MASALAH HIDUP, SERING KALI MENGINGATKAN BAHWA KITA BUTUH TUHAN, SESAMA DAN BUTUH MENGEVALUASI HIDUP.

black-dog

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *