APKAH ANDA AKAN BERDIAM DIRI

APAKAH ANDA AKAN BERDIAM DIRI DAN MENJADI KORBAN SAKIT DUNIA INI?
 
Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin. 
Matius 24:12
Pertengahan Oktober 2011, orang-orang di Tiongkok digemparkan dengan sebuah peristiwa anak kecil yang bernama Yue yue ditabrak mobil.  Yang mengerikan dari peristiwa ini adalah tidak berhenti ditabrak, tetapi tergilas dua kali oleh dua mobil. 
Lebih mengerikan lagi adalah peristiwa selanjutnya setelah anak kecil umur 2 tahun ini terkapar dengan berdarah dan tidak berdaya; orang-orang yang lalu lalang di sana tidak tergerak sama sekali untuk menolong, mereka lewat begitu saja seolah-olah tidak terjadi apa-apa.  Baik pengendara mobil yang menabrak; orang-orang sekitar yang lewat di pinggir jalan hanya lihat dan melanjutkan perjalanan.
 Apa yang terjadi dengan generasi ini?  Kurang lebih inilah yang dikutip, dikomentari dan dipertanyakan oleh banyak orang-orang di Tiongkok sendiri.  Ada apa dengan orang-orang di masyarakat sekarang ini?  Mengapa mereka begitu sakit hingga tidak punya hati nurani dan tergerak untuk menolong?
Keadaan anak-anak yang ditelantarkan pada jaman ini sangat banyak, menurut laporan UNICEF tahun 2008 terdapat setidaknya 91 juta anak kelaparan; lebih dari 1 Miliar anak hidup dalam kemiskinan; bahkan di Inodnesia tercatat 5.300.000 anak yatim piatu.  Bukan hanya anak-anak yang miskin terlantar tetapi juga anak-anak dari orang kaya dan berkecukupan sering kali ditelantarkan oleh orang tuanya yang sibuk bekerja.  Anak-anak seperti ini walaupun hidup layak secara perekonomian tetapi juga terlantar secara kejiwaan.
Ada apa dengan keadaan generasi masa kini?  Inilah keadaan yang sebenarnya sudah dinubuatkan oleh Yesus Kristus lebih dua ribu tahun yang lalu.  Tuhan Yesus semasa di bumi menyatakan bahwa pada akhir jaman dunia ini tidak semakin baik tetapi semakin berantakan; semakin banyak musibah; semakin banyak kejahatan dan kasih kebanyakan orang akhirnya menjadi dingin.  Diikuti dengan penganiayaan orang percaya; munculnya banyak ajaran sesat dan peristiwa maupun orang-orang yang mengaku sebagai mesias padahal palsu sudah terjadi dan akan terus terjadi.
Keadaan akhir jaman ini sebenarnya diungkapkan Yesus Kristus sebagai pengingat bahwa kita tidak boleh berdiam diri.  Kita dipanggil untuk siap sedia akan hari kiamat, akan kedatangan Tuhan Yesus Kristus yang kedua di dunia ini.  Setiap orang harus siap sedia memastikan bahwa ia percaya dan mengundang Tuhan Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya (Roma 10:9-10).  Setiap orang percaya dipanggil untuk melakukan bagian, talenta, keunikan dan kesempatannya untuk Tuhan (Matius 28:19-20).
Yue yue adalah korban dari penelantaran atas kemiskinan sehingga anak 2 tahun ini berkeliaran di jalan dan ditabrak kendaraan hingga pada akhirnya tewas.  Peristiwa yang dialami Yue yue adalah gambaran keadaan masyarakat yang dingin, kehilangan kasih, takut disalahkan dan akhirnya tidak berani (atau sengaja tidak mau) untuk menolong orang lain. 
Hari-hari ini sedang trend pendidikan Kristen yang mengedepankan anak-anak usia 4-14tahun untuk digarap secara serius dan berbagai bidang (holistik), mulai dari kerohanian: pengenalan akan Tuhan Yesus sebagai Juruselamat; aspek pendidikan; kesehatan fisik dan mental; aspek peningkatan kesejahteraan ekonomi; aspek relasi (sedia waktu yang berarti untuk anak); tantangan sosial; dan aspek regenerasi pelayanan sejak dini.
Hari ini, setiap kita dipanggil untuk perduli dan tidak berdiam diri.  Setiap kita dipanggil Tuhan untuk menjadi baik bukan durhaka; mengasihi dan bukan membenci; perduli dan bukan apatis.  Memang tidak mudah melakukan hal ini ditengah-tengah dunia yang tidak ideal, kejam dan buas; tetapi kita bisa selamat, memberi sumbangsih dan peran yang benar apabila kita menerima dan mengalami kasih Tuhan Yesus Kristus terlebih dahulu sebelum kita mengasihi orang lain.  Sebab kasihnya manusia terbatas dan kerapkali penuh syarat dan cari keuntungan pribadi; tetapi kasih yang dari pada Tuhan Yesus Kristus memampukan dan mendorong kita untuk mengasihi sebagaimana Tuhan sudah mengasihi kita.  Mari kita tidak jadi korban atas penyakit tidak perduli, kasih yang dingin dan kejahatan yang licik; tetapi mengambil bagian dalam pekerjaan Tuhan sesuai panggilan dan talenta yang Tuhan berikan.  Waktunya sudah dekat, “Pergilah jadikanlah semua bangsa muridKU.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *